Kegiatan pelatihan tersebut berisi tentang pengenalan software outseal yang dipadukan dengan scada haiwell. Beberapa materi yang dijelaskan mengenai simulasi PLC dengan media outseal dan scada haiwell, dilanjutkan dengan simulasi secara langsung yang dipandu oleh kelompok KKN Mandiri Program Studi Teknik Elektro UMG.
Pelatihan digelar 10 anggota kelompok KKN UMG tersebut dihadiri oleh ketua Prodi Fakultas Teknik Elektro UMG Rini Puji Astuti, S.T., M.T., Dosen Prodi Teknik Elektro Hendra, S.T., M.Eng., ketua konsentrasi keahlian TITL Sri Muryanti, S.Pd, para guru Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMK Semen Gresik, beserta siswa.
Baca Juga : Mahasiswa KKN UMG Ajak Warga Desa Banter Manfaatkan Limbah
Ketua kelompok KKN Eka Putra Prastyas mengatakan, outseal merupakan sebuah teknologi otomasi karya anak bangsa. Dimana produk outseal berupa PLC (Progammable Logic Controller), HMI (Human Machine Interface) dan modul-modul yang lain. Dimana softwarenya berupa program visual (ladder diagram), berbahasa Indonesia yang dibuat gratis.
“PLC outseal dibuat berbasis arduino boot loader dan desain hardwarenya tersedia untuk umum, jadi bisa download dan mempelajari rangkaian elektroniknya secara bebas. Denagn begitu bisa membuat sendiri di rumah menggunakan papan mikro controller arduino dengan harga yang terjangkau,” terangnya.
Ditambahkannya teknologi SCADA merupakan sistem kontrol untuk menjalankan mesin di industri yang juga termasuk jenis PLC. Namun teknologi SCADA membutuhkan peralatan mahal yang tidak mungkin dimiliki oleh sekolah kejuruan tanpa dukungan pemerintah atau tanggung jawab sosial perusahaan dari sebuah perusahaan besar.
“Oleh karena itu perlu dipikirkan pembuatan simulasi SCADA dengan perangkat yang masih dapat digunakan dan mudah didapatkan,” pungkasnya.
baca Juga : Gandeng RSMG, KKN Mahasiswa UMG Berikan Edukasi ke Ibu Hamil
Sementara itu, Ketua Prodi Fakultas Teknik Elektro UMG Rini Puji Astuti, S.T., M.T yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap dengan diadakannya pelatihan ini para peserta mampu memahami secara garis besar materi yang disampaikan.
“Saya harap materi bisa diterima dengan baik oleh siswa, kedepannya semoga bisa diimplementasikan dalam lingkup pendidikan maupun industri,” ungkapnya. (rir/han) Editor : Hany Akasah