Muskab I KSMI Gresik, Fauzi Targetkan Gresik Jadi Barometer Mini Soccer Jatim

RADAR GRESIK – Olahraga sepak bola mini (mini soccer) di Kabupaten Gresik kini resmi menginjak babak baru dengan diarahkan menjadi cabang olahraga (cabor) prestasi.
Tak sekadar menjadi olahraga rekreasi maupun hobi komunitas, olahraga yang kian digandrungi masyarakat tersebut kini disiapkan secara terstruktur untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Langkah strategis tersebut ditandai dengan terbentuknya jajaran kepengurusan definitif Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten Gresik melalui ajang Musyawarah Cabang (Muskab) I Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di salah satu rumah makan di Gresik, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Meriahkan HUT ke-62 Bersama Warga Menganti, Wongso Negoro Patok Sembilan Kursi DPRD Gresik
Dalam musyawarah tersebut, Aminul Fauzi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KSMI Kabupaten Gresik. Usai terpilih, kepengurusan baru ini mengusung target tinggi untuk membawa Kabupaten Gresik sebagai salah satu barometer utama perkembangan mini soccer di Jawa Timur.
Agenda Muskab I tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus KSMI Provinsi Jawa Timur, perwakilan KONI Kabupaten Gresik, serta pejabat Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik.
Ketua Umum KSMI Gresik terpilih, Aminul Fauzi, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan definitif ini menjadi modal awal membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Baca Juga: Parade Sound Horeg Desa Menganti Menuai Sorotan, Panitia Buka Suara Soal Isu Iuran Rp 1,5 Juta
Pihaknya berjanji akan segera menyusun program kerja jangka pendek, salah satunya menggelar turnamen kompetisi sebagai wadah penjaringan bibit atlet potensial.
“Terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan. Tugas berat sudah menanti dan kami akan langsung tancap gas. Target terdekat kami adalah menggelar kompetisi mini soccer serta menyiapkan kontingen tim Gresik untuk berlaga di tingkat provinsi, termasuk ajang Porprov,” ujar Fauzi.
Fauzi menilai Kabupaten Gresik memiliki modal infrastruktur dan sosial yang sangat besar untuk mengembangkan olahraga mini soccer. Selain ketersediaan lapangan berkualitas yang memadai, antusiasme dari komunitas serta klub-klub lokal terus tumbuh pesat.
Baca Juga: Aturan Lama Dinilai Masih Relevan, Bapemperda DPRD Gresik Tolak Usulan Revisi Perda Miras
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pengembangan mini soccer tidak bisa hanya dibebankan kepada internal KSMI. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama para pemilik lapangan serta manajer klub lokal, menjadi kunci keberhasilan utama.



