“Saya donor darah sejak menjadi siswa di SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) di tahun 1993 secara rutin sampai sekarang,” kata Tajudin.
Selain untuk menjaga kebugaran dan kesehatan badan, dirinya merasa dengan donor darah bisa memberi kemanfaatan untuk sesama.
“Saya tahu betul duka bagi pasien dan keluarga di saat membutuhkan darah pada waktu dirawat. Setetes darah dapat menolong orang yang membutuhkan dan bermanfaat bagi sesama," jelasnya.
Atas dedikasinya, Tajudin meraih penghargaan terkait pendonor darah pada HUT PMI ke 78 diserahkan langsung oleh Bupati Gresik.
Tajudin mengungkapkan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran kesehatan tubuhnya dirinya juga meluangkan waktu untuk melakukan olah raga, seperti tenis dan bersepeda. (yud/han)
Editor : Hany Akasah