Aisyah Sulistiawati, Guru TPQ di Gresik yang Mencintai Seni Musik Qasidah

KECITAANNYA kepada seni qasidah memang tak mengenal batas usia. Hal tersebut dibuktikan Aisyah Sulistiawati, seorang guru TPQ berusia 51 tahun. Meski memulai perjalanan seni qasidah dari nol, Aisyah kini telah menjadi sosok yang tak terpisahkan dari dunia qasidah di kota santri.
“Saya sangat menikmati proses belajar qasidah. Rasanya seperti menemukan dunia baru yang penuh keindahan,” ungkap Aisyah.
Salah satu momen tak terlupakan dalam perjalanannya adalah saat berhasil meraih juara dalam sebuah lomba qasidah. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasinya pada seni qasidah membuahkan hasil. Namun, di balik keindahan seni qasidah, Aisyah juga harus menghadapi berbagai tantangan.
“Menjelang lomba, saya harus memforsir tenaga dan pikiran. Persiapan yang cukup melelahkan,” tuturnya.
Meski demikian, semangat Aisyah untuk terus berkarya dalam dunia qasidah tidak pernah padam. Ia berharap seni qasidah dapat semakin berkembang di Gresik dan menjadi media syiar Islam yang efektif, terutama di kalangan generasi muda.
“Saya ingin seni qasidah semakin diminati dan dinikmati oleh semua kalangan,” harap Aisyah. (rir/han)



