Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Inovasi Pertanian Desa Suci Gresik, Green House Melon Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

Fajar Yuliyanto • Kamis, 26 Juni 2025 | 18:46 WIB
MELIHAT : Pemerintah Desa Suci melihat budidaya melon yang ditanam di lahan sempit dan terbatas.
MELIHAT : Pemerintah Desa Suci melihat budidaya melon yang ditanam di lahan sempit dan terbatas.

RADAR GRESIK - Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, menunjukkan inovasi dalam pemanfaatan lahan terbatas dengan mengembangkan budidaya melon melalui sistem green house. Langkah ini diambil untuk berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), yang pada akhirnya akan mendukung pembiayaan program dan pembangunan desa yang dicanangkan untuk tahun 2025.

Sekretaris Desa Suci, Mohammad Miftach, menjelaskan bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Suci memanfaatkan tanah aset desa untuk pertanian green house yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pembuatan green house dan infrastruktur pendukungnya dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun 2025 sebesar Rp 50 juta.

Baca Juga: Bina Kemandirian WBP, Rutan Gresik Gandeng UMG Bekali Keterampilan Budidaya Lele

Di lahan seluas sekitar 8 x 21 meter, ditanam 420 tanaman melon dari berbagai jenis seperti Kinanti dan Sweet Net, menggunakan sistem hidroponik.

Miftach menekankan pentingnya sterilisasi air irigasi hingga mencapai tingkat pH yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Selain itu, untuk memastikan kualitas buah melon yang optimal, setiap tanaman hanya dibiarkan memiliki maksimal dua buah. Jika ada lebih dari dua buah, sisanya akan dipotong agar buah yang tersisa dapat tumbuh lebih besar dan berkualitas.

Masa tanam melon dari awal hingga panen membutuhkan waktu tiga bulan. Dijadwalkan, panen raya akan berlangsung pada 27 hingga 28 Juli 2025.

Baca Juga: Unik dan Berkah, Polsek Cerme Bagikan Takjil Lele Segar dan Sayur Hasil Budidaya Sendiri

Pada momen panen ini, Desa Suci berencana mengadakan wisata petik buah, di mana masyarakat dapat langsung memetik, menimbang, dan membayar buah melon di lokasi.

Dengan harga pasar melon saat ini sekitar Rp 26.000 per kilogram, program ini diharapkan menarik minat pengunjung. Desa Suci juga akan menjalin kerja sama dengan supermarket untuk pemasaran buah melon hasil budidaya ini.

Harapannya, usaha BUMDes melalui green house melon ini akan terus berkembang dan signifikan dalam meningkatkan PADes, sehingga dapat membiayai berbagai pembangunan di Desa Suci.

Baca Juga: Berkat Berbagai Program Dispertan Gresik, Budidaya Tanaman Tembakau Semakin Diminati Masyarakat

Selain budidaya melon, BUMDes Suci juga memanfaatkan aset tanah desa untuk kebun sayuran (terong, cabai, tomat, dll.), lapangan sepak bola, kios, dan bumi perkemahan. (jar/han)

 

Editor : Hany Akasah
#melon #BUMDES #Pertanian #green house #Desa Suci