alexametrics
31 C
Gresik
Saturday, 28 May 2022

Pantura Gresik Macet 8 Jam, Imbas Amblesnya Jembatan Balun Lamongan

GRESIK – Kemacetan parah terjadi di jalur Pantura Gresik. Bahkan, kemacetan ini berlangsung hingga 8 jam. Kemacetan di jalur pantura merupakan imbas pengalihan arus akibat amblesnya jembatan Balun di Kabupaten Lamongan.

Pantauan dilapangan kepadatan lalu lintas mulai terlihat sejak Alun-alun Sidayu. Sedangkan ekor antrian kemacetan terlihat sampai exit tol Manyar hingga Jalan Raya Roomo Meduran. Sedangkan dari arah tol ekor antrian bahkan sampai ke exit tol Kebomas. Antrian kendaraan yang didominasi truk itu terlihat tidak bergerak sama sekali.

Supriyono, 53, salah seorang supir truk mengaku jika dirinya terjebak kemacetan Pantura sejak pukul 07.00 pagi hingga menjelang Dzuhur.

“Mau putar balik tidak bisa karena jalurnya sudah tertutup kendaraan lain. Informasi dari sesama supir kemacetan sudah terlihat sejak Kecamatan Panceng,” ujarnya.

Dikatakan, agar tidak bosan dirinya dan sejumlah supir truk lain turun dari kendaraan dan duduk bermain gadget dibawah pohon. Bahkan ada juga sejumlah truk yang terlihat tertidur pulas.

“Saya mau kirim barang ke Bojonegoro jadi tidak ada jalur lain selain lewat sini,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Maskur, 48, pengendara lain. Pria yang berprofesi sebagai pengendara ojek online itu mengaku bingung lantaran sudah terjebak kemacetan sejak pukul 09.00.

“Sampai pukul 13.00 belum juga bisa keluar. Saya tidak hanya kasihan dengan penumpang saja juga akhirnya tidak bisa narik penumpang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik, AKP Engkos Sarkozi mengakui kemacetan di wilayah Pantura diakibatkan pengalihan arus akibat amblesnya jembatan Balun di Lamongan.

“Sejak pagi seluruh personil sudah kami kerahkan untuk membantu mengatur lalu lintas. Kami juga melakukan pola-pola dilapangan agar arus lalu lintas bisa berjalan lancar,” kata Kasatlantas. (Fir/Han)

GRESIK – Kemacetan parah terjadi di jalur Pantura Gresik. Bahkan, kemacetan ini berlangsung hingga 8 jam. Kemacetan di jalur pantura merupakan imbas pengalihan arus akibat amblesnya jembatan Balun di Kabupaten Lamongan.

Pantauan dilapangan kepadatan lalu lintas mulai terlihat sejak Alun-alun Sidayu. Sedangkan ekor antrian kemacetan terlihat sampai exit tol Manyar hingga Jalan Raya Roomo Meduran. Sedangkan dari arah tol ekor antrian bahkan sampai ke exit tol Kebomas. Antrian kendaraan yang didominasi truk itu terlihat tidak bergerak sama sekali.

Supriyono, 53, salah seorang supir truk mengaku jika dirinya terjebak kemacetan Pantura sejak pukul 07.00 pagi hingga menjelang Dzuhur.

-

“Mau putar balik tidak bisa karena jalurnya sudah tertutup kendaraan lain. Informasi dari sesama supir kemacetan sudah terlihat sejak Kecamatan Panceng,” ujarnya.

Dikatakan, agar tidak bosan dirinya dan sejumlah supir truk lain turun dari kendaraan dan duduk bermain gadget dibawah pohon. Bahkan ada juga sejumlah truk yang terlihat tertidur pulas.

“Saya mau kirim barang ke Bojonegoro jadi tidak ada jalur lain selain lewat sini,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Maskur, 48, pengendara lain. Pria yang berprofesi sebagai pengendara ojek online itu mengaku bingung lantaran sudah terjebak kemacetan sejak pukul 09.00.

“Sampai pukul 13.00 belum juga bisa keluar. Saya tidak hanya kasihan dengan penumpang saja juga akhirnya tidak bisa narik penumpang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik, AKP Engkos Sarkozi mengakui kemacetan di wilayah Pantura diakibatkan pengalihan arus akibat amblesnya jembatan Balun di Lamongan.

“Sejak pagi seluruh personil sudah kami kerahkan untuk membantu mengatur lalu lintas. Kami juga melakukan pola-pola dilapangan agar arus lalu lintas bisa berjalan lancar,” kata Kasatlantas. (Fir/Han)

Most Read

Berita Terbaru

/