Dukung Pola Hidup Bersih dan Sehat, Rutan Gresik Bagikan Paket Perlengkapan Mandi ke Warga Binaan

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar penyaluran paket perlengkapan mandi kepada para warga binaan di Aula Dalam Rutan Gresik, Senin (26/10).
Langkah ini diambil sebagai wujud pemenuhan hak dan kebutuhan dasar penghuni rutan, sekaligus menjaga kebersihan diri serta kesehatan lingkungan di area hunian.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran petugas Pelayanan Tahanan bersama Subseksi Pengelolaan. Pembagian paket sarana kebersihan ini merupakan bagian integral dari pelayanan pemasyarakatan guna mendukung penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama warga binaan mengarungi masa pembinaan.
Baca Juga: Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Pelayanan dan Pembinaan Rutan Gresik
Penyerahan perlengkapan mandi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Ari Djoko Irwanto, berdampingan dengan Kepala Subseksi Pengelolaan, Ryan Wilda Rachman Faraby. Setelah seremonial singkat, pendistribusian dilanjutkan ke seluruh kamar hunian mengacu pada basis data administrasi yang presisi.
Proses penyaluran berlangsung aman dan tertib. Setiap warga binaan diwajibkan mengisi serta menandatangani lembar tanda terima. Mekanisme ini diterapkan guna memverifikasi data penerima dengan jumlah penghuni riil di tiap kamar, sehingga proses distribusi terjamin tepat sasaran dan rapi secara administratif.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa penjaminan kebutuhan dasar warga binaan merupakan fondasi penting dari tanggung jawab moral dan institusional pelayanan pemasyarakatan. Menurutnya, ketersediaan sarana sanitasi pribadi menjadi pilar pendukung kebersihan fisik dan kesehatan mental para penghuni.
Baca Juga: Perkuat Layanan Bersih dan Transparan, Rutan Kelas IIB Gresik Jalani Verifikasi APBI Madya
“Bagi kami, pelayanan pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan rutinitas tugas, melainkan memastikan kebutuhan hakiki warga binaan terpenuhi secara layak. Peralatan mandi ini mungkin tampak sederhana, namun dampaknya sangat vital untuk memelihara kebersihan, kesehatan, serta kenyamanan mereka selama menjalani masa penahanan,” ujar Dhimas, Senin (26/10).
Dhimas menambahkan, pemenuhan logistik warga binaan wajib dibarengi dengan pengawasan ketat dan tertib birokrasi agar seluruh perlengkapan yang disediakan terdistribusi merata sesuai dengan ketentuan.
“Melalui agenda ini, Rutan Kelas IIB Gresik terus berkomitmen menciptakan ekosistem hunian yang bersih, higienis, dan humanistis. Pemenuhan hak dasar ini diharapkan mampu menopang kelancaran proses pembinaan sekaligus menjunjung tinggi martabat warga binaan selama mengintegrasikan diri di dalam rutan,” pungkasnya. (yud/han)



