Perkuat Sinergi Keagamaan, MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan Bersama Pelajar

RADAR GRESIK – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Gresik menyambut hangat kunjungan silaturahmi dari keluarga besar SMA NU 2 Gresik di kantor barunya.
Pertemuan strategis ini menjadi momentum krusial untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kerja sama konkret di bidang keagamaan dan pendidikan karakter peserta didik.
Ketua MUI Kecamatan Gresik, KH Khoirul Anam Risa, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif silaturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi intensif serta menyelaraskan program kerja antarentitas pendidikan keagamaan.
Baca Juga: Perkuat Penetrasi Pasar di Kota Industri, Haka Auto Dekatkan Teknologi BYD via Community Talk
“Lewat silaturahmi ini, kita bisa saling bertukar informasi mengenai agenda kegiatan di MUI Kecamatan Gresik. Harapannya, ke depan dapat terbangun kolaborasi nyata dalam mendukung berbagai kegiatan edukatif di SMA NU 2 Gresik,” tutur Kiai Khoirul, Minggu (25/10).
Ia juga menyampaikan rasa syukur lantaran pengurus MUI Kecamatan Gresik kini resmi memiliki kantor operasional sendiri. Keberadaan sarana fisik kantor tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi keorganisasian serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat umum.
“Alhamdulillah, MUI Kecamatan Gresik sudah memiliki kantor operasional sendiri. Mohon doa agar kami bersama seluruh jajaran pengurus dapat mengemban amanah keumatan ini dengan sebaik-baiknya,” perharapnya.
Baca Juga: Kunjungi Sanggar Batik Mbah Guru Lamongan, Senator Lia Istifhama Apresiasi Inovasi Limbah Pertanian
Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Najmul Ilmi turut memaparkan peran dan fungsi taktis MUI di tingkat kecamatan dalam membimbing, membina, serta mengayomi umat Islam pada tataran lokal.
MUI kecamatan memegang peran vital dalam memberikan penyuluhan keagamaan, memberikan masukan atas persoalan sosial-keagamaan, serta menjalin koordinasi lintas instansi bersama Pemerintah Kecamatan, Kantor Urusan Agama (KUA), hingga jajaran tokoh agama setempat.
Di samping itu, MUI aktif mendampingi warga saat menghadapi dinamika keagamaan, merawat iklim kerukunan, serta mengarahkan pemahaman Islam yang moderat (wasathiyah) melalui pendekatan yang bijaksana. Melalui pembekalan ini, para siswa diajak untuk memahami rekam jejak peran ulama dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: Puncak Hari Santri 2026, Fatayat NU Gresik Perkuat Kemandirian Desa dan Sinergi Lintas Sektor
Sementara itu, perwakilan guru SMA NU 2 Gresik, Machsun Masyhur, mengaku sangat terkesan atas penerimaan hangat jajaran MUI Kecamatan Gresik. Pihaknya berharap ikatan silaturahmi ini berlanjut pada program tindak lanjut di bidang pelatihan siswa.



