Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bekali Modal Usaha Pascabebas, Rutan Gresik Latih Warga Binaan Merangkai Buket Bunga

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
DILATIH KETERAMPILAN : Petugas Rutan Kelas IIB Gresik saat mendampingu pelatihan merangkai buket bunga kepada warga binaan. (Foto : Ist/Radar Gresik)
DILATIH KETERAMPILAN : Petugas Rutan Kelas IIB Gresik saat mendampingu pelatihan merangkai buket bunga kepada warga binaan. (Foto : Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur terus berkomitmen membekali warga binaannya dengan keterampilan produktif.

Terbaru, Rutan Gresik menggelar pelatihan merangkai buket bunga yang berlangsung di Aula Rutan Gresik, Jumat (11/9/2026).

Program pembinaan kemandirian ini dirancang khusus untuk memberikan bekal keterampilan praktis bernilai ekonomis tinggi.

Harapannya, ilmu yang didapat mampu menjadi modal usaha nyata bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.

Selama sesi pelatihan, para warga binaan diajarkan berbagai teknik dasar pembuatan buket. Materi melingkupi pemilihan dan pengombinasian warna bunga, penataan struktur rangkaian, hingga teknik pengemasan (wrapping) agar hasil karya terlihat estetik serta memiliki nilai jual.

Advertisement

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap instruksi. Dengan penuh ketelitian, kreativitas, dan kesabaran, mereka mempraktikkan langsung tahapan demi tahapan pembuatan buket bunga tersebut.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini diinisiasi dan dipandu oleh peserta program MagangHub berkolaborasi dengan mahasiswa magang dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Dhimas menegaskan pentingnya pembinaan kemandirian yang aplikatif agar memberikan dampak jangka panjang bagi masa depan warga binaan.

"Pelatihan merangkai buket bunga ini bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, melainkan pembekalan modal usaha. Kelak saat bebas, keterampilan tangan seperti inilah yang bisa Anda jadikan peluang bisnis kreatif untuk menafkahi keluarga secara halal," ujar Dhimas. 

Ia berharap para peserta dapat terus mengasah dan mengembangkan potensi seni merangkai bunga ini hingga benar-benar siap menjadi peluang usaha yang mandiri.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Rutan Gresik Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Hak Integrasi dan Remisi 70 Warga Binaan

Rutan Gresik Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Hak Integrasi dan Remisi 70 Warga Binaan

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Selasa (8/9). Sidang ini berfokus membahas usulan pemenuhan hak bagi 70 w

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Rutan Gresik Gandeng CV Angsa Emas Group Kembangkan Songkok Grisse

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Rutan Gresik Gandeng CV Angsa Emas Group Kembangkan Songkok Grisse

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan dengan menggandeng CV Angsa Emas Group. Kerjasama ini difokuskan untuk mengembangkan produksi serta memp

Ikuti Arahan Dirjenpas, Rutan Gresik Pertajam Pengawasan, Program Zero Halinar, dan Bebas Pungli

Ikuti Arahan Dirjenpas, Rutan Gresik Pertajam Pengawasan, Program Zero Halinar, dan Bebas Pungli

RADAR GRESIK — Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik mengikuti pengarahan strategis dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM RI secara virtual, Senin (7/9/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer