Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinkes Gresik Pasang GPS Tracker di Ambulans demi Percepat Respons Pertolongan Warga

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
RESPON CEPAT : Petugas medis Dinkes Kabupaten Gresik saat bersiap mengerahkan armada ambulans. (Foto : Dok/Radar Gresik)
RESPON CEPAT : Petugas medis Dinkes Kabupaten Gresik saat bersiap mengerahkan armada ambulans. (Foto : Dok/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik menerapkan sistem pelacakan armada ambulans berbasis GPS tracker yang memungkinkan petugas memantau pergerakan posisi kendaraan secara real-time.

Langkah ini diambil mengingat kecepatan penanganan medis (response time) menjadi faktor paling krusial dalam menyelamatkan nyawa korban pada situasi kegawatdaruratan.

Lewat sistem digital ini, seluruh pergerakan ambulans—baik milik rumah sakit, puskesmas, PMI, hingga Dokkes Polres Gresik—dapat terpantau langsung melalui layar pusat kendali Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Gresik.

Begitu menerima panggilan darurat, petugas dapat langsung menginstruksikan armada ambulans terdekat untuk meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Gresik, drg. Setyo Susilo, menjelaskan bahwa pemasangan GPS tracker ini merupakan bagian dari penguatan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di wilayah Gresik.

Advertisement

“Melalui sistem pertolongan yang terintegrasi ini, alur koordinasi dan eksekusi penanganan pasien gawat darurat dapat berjalan jauh lebih cepat, tepat, dan terukur,” ujar Setyo, Rabu (28/10/2026).

Mekanisme pelayanan darurat ini diawali saat warga menghubungi call center bebas pulsa 112. Operator dispatcher yang menerima laporan langsung meneruskan info medis ke PSC 119. Selanjutnya, tim PSC 119 mengecek layar pemantau posisi armada dan menugaskan unit ambulans yang berada pada radius paling dekat dengan lokasi pelapor.

Pola presisi ini terbukti memangkas waktu pencarian dan mobilisasi kendaraan, terutama pada kasus kecelakaan lalu lintas maupun serangan penyakit mendadak yang butuh penanganan medis primer dengan cepat.

Selain melacak posisi, GPS tracker juga berfungsi menentukan rute navigasi terbebas dari kemacetan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memantau keandalan armada.

“Penerapan teknologi pelacakan ini diinisiasi secara bertahap menyasar unit ambulans di 32 puskesmas, 21 rumah sakit, armada PSC 119, PMI Kabupaten Gresik, hingga Dokkes Polres Gresik,” terangnya.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Banyak Buku KIA Belum Terisi Lengkap, Dinkes Gresik Dorong Gerakan Bersama Libatkan Guru PAUD

Banyak Buku KIA Belum Terisi Lengkap, Dinkes Gresik Dorong Gerakan Bersama Libatkan Guru PAUD

RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik terus memperkuat upaya deteksi dini terkait masalah kesehatan ibu dan anak melalui optimalisasi pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Dinkes Gresik Cegah Penularan TBC Lewat Skrining Sistematis 100 Warga Desa Munggugebang Benjeng

Dinkes Gresik Cegah Penularan TBC Lewat Skrining Sistematis 100 Warga Desa Munggugebang Benjeng

RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik terus bergerak masif memutus rantai penularan penyakit tuberkulosis (TBC). Langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan Skrining Sistematis Tuberkulosis (SSTB) gratis

Dinkes Gresik Gandeng Dokter Spesialis Anak untuk Pendampingan Tumbuh Kembang Balita Bermasalah Gizi

Dinkes Gresik Gandeng Dokter Spesialis Anak untuk Pendampingan Tumbuh Kembang Balita Bermasalah Gizi

RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik terus berupaya mempercepat penanganan masalah gizi dan pencegahan stunting di wilayahnya. Langkah nyata dilakukan dengan menerjunkan langsung dokter spesialis

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer