Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masa Paceklik Melanda, Pemkab Gresik dan SKK Migas Salurkan Bantuan Pangan untuk 4.895 Nelayan

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯

Peduli : Wabup Gresik, dr. Asluchul Alif memberikan bantuan pangan kepada nelayan Ujungpangkah, Gresik
Peduli : Wabup Gresik, dr. Asluchul Alif memberikan bantuan pangan kepada nelayan Ujungpangkah, Gresik


Advertisement

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat merespons kesulitan ekonomi yang dialami warga pesisir akibat cuaca ekstrem.

Melalui program "Bhakti Peduli Nelayan Berdaulat", sebanyak 4.895 nelayan di Kabupaten Gresik dipastikan menerima bantuan pangan untuk menghadapi dampak musim angin barat (paceklik).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, di Kantor Kecamatan Ujungpangkah pada Rabu (11/3).

Advertisement

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Pemkab Gresik, SKK Migas, Grup Pertamina, serta sejumlah perusahaan migas lainnya.

Wakil Bupati dr. Alif menjelaskan bahwa periode Desember hingga Maret merupakan masa tersulit bagi nelayan. Angin barat yang kencang membuat aktivitas melaut menjadi sangat berisiko, sehingga pendapatan warga pesisir menurun drastis.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa memberikan paket beras kepada nelayan. Setiap tahun pada musim angin barat, nelayan tidak bisa melaut. Kehadiran pemerintah daerah bersama mitra dunia usaha ini adalah wujud nyata kepedulian untuk meringankan beban keluarga mereka,” ujar dr. Alif.

Advertisement

Berdasarkan data Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka), tercatat ada 8.149 nelayan di Gresik tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.895 paket bantuan disiapkan untuk disalurkan secara bertahap, dengan 200 paket diserahkan perdana bagi nelayan di Ujungpangkah.

Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Dimas Ario Rudhy Pear, menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan upaya memperkuat ketahanan ekonomi nelayan di sekitar wilayah operasional migas.

“Kolaborasi ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran, terutama bagi nelayan kecil. Kami berharap ini bisa meringankan beban saat cuaca ekstrem dan meningkatkan produktivitas mereka ke depan,” ungkap Dimas.

Senada, Plt Kepala Dinas Perikanan Gresik, Eko Anindito, menambahkan bahwa program ini akan terus dikembangkan agar menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan ekosistem perikanan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Rasa syukur terpancar dari wajah para nelayan. Sulaiman (47), nelayan asal Desa Pangkah Kulon, mengaku sudah tiga bulan tidak bisa melaut karena cuaca buruk.

"Saya bersyukur sekali. Sudah tiga bulan tidak bekerja karena angin kencang. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami saat musim baratan seperti sekarang," tuturnya haru.

Hal serupa diungkapkan Abdul Asis (34), nelayan asal Desa Tegalsari. Baginya, perhatian dari pemerintah dan perusahaan migas di tengah bulan Ramadan ini menjadi oase di tengah sulitnya mencari nafkah di laut. (jar/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Peringati HLN ke-81, PLN Gresik Salurkan Bantuan untuk 11 Pejuang Kelistrikan

Peringati HLN ke-81, PLN Gresik Salurkan Bantuan untuk 11 Pejuang Kelistrikan

Melalui kegiatan tersebut, PLN UP3 Gresik berharap peringatan HLN tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama. Sejalan dengan tema “Energi untuk Se

Sambut HLN ke-81, PLN Gresik Beri Servis Motor Gratis untuk 50 Pengemudi Ojol

Sambut HLN ke-81, PLN Gresik Beri Servis Motor Gratis untuk 50 Pengemudi Ojol

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Gresik menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta memberikan manfaat nyata bagi masyarak

Tahun Depan, Anggaran Banpol Gresik Diproyeksikan Naik Jadi Rp 7,5 Miliar

Tahun Depan, Anggaran Banpol Gresik Diproyeksikan Naik Jadi Rp 7,5 Miliar

RADAR GRESIK – Alokasi anggaran Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol) di Kabupaten Gresik diproyeksikan mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp 7,5 miliar pada Tahun Anggaran 2027.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer