Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hebat! Warga Bungah Gresik Gotong Royong Bangun Tanggul Darurat Agar Sawahnya Selamat

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯

 


Advertisement

Gotong Royong : Warga Bungah Gresik membangun tanggul darurat imbas luapan air Bengawan Solo.
Gotong Royong : Warga Bungah Gresik membangun tanggul darurat imbas luapan air Bengawan Solo.

Bungah – Ketika air Bengawan Solo kembali merayap ke arah pemukiman dan lahan pertanian, warga Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik, tak tinggal diam. Mereka tahu, jika hanya menunggu, sawah akan kembali tenggelam, dan harapan panen tinggal kenangan.

Sejak pagi buta, puluhan warga dan petani sudah berkumpul di perbatasan Dusun Dukuh dan Dusun Karangpoh. Dengan cangkul di tangan, mereka bahu-membahu menggali tanah, mengisi karung goni, dan menyusunnya menjadi tanggul darurat sepanjang hampir 100 meter.

Advertisement

Karung-karung itu adalah sisa bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik saat banjir Ramadan lalu. Kali ini, mereka manfaatkan sepenuh hati untuk melindungi lahan yang menjadi tumpuan hidup.

“Kami mulai kerja bakti sejak pukul setengah tujuh pagi sampai jam sebelas siang. Alhamdulillah, warga kompak,” tutur Subaqir, Kepala Desa Bungah, Minggu (18/5).

Subaqir mengatakan, sebanyak 1.000 karung goni disusun rapi sebagai benteng penahan air. Langkah darurat ini diambil karena belum ada tanggul permanen di wilayahnya. Ia menyebut, ada 39 hektare lahan persawahan di tiga dusun yang terancam antaralain Dusun Karangpoh, Dukuh, dan Kaliwot. Musim ini saja, banjir sudah datang tiga kali.

Advertisement

“Kalau tidak kita hadang, sawah-sawah bisa habis. Air cepat masuk, tapi susah sekali surut,” jelasnya.

Warga tahu, ini bukan solusi jangka panjang. Namun mereka juga sadar, menunggu proyek besar dari pemerintah bisa memakan waktu. Maka, gotong royong menjadi pilihan terbaik, dan solidaritas menjadi bahan bangunan utama tanggul darurat mereka.

Banjir di Desa Bungah terjadi akibat luapan air Bengawan Solo yang volumenya meningkat karena hujan deras di daerah-daerah hulu sungai dalam beberapa pekan terakhir. Air mulai menggenangi permukiman warga pada Minggu siang, dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter.

“Desa Bungah memang termasuk titik rawan. Tidak ada tanggul di bantaran sungai. Jadi saat Bengawan Solo meluap, air langsung masuk ke sawah dan rumah warga,” kata F.X. Driatmiko Herlambang, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik.

Miko menambahkan, banjir di kawasan tersebut tergolong sulit surut karena topografi dan sistem drainase yang kurang optimal. Itulah sebabnya, keberadaan tanggul sangat penting untuk melindungi wilayah pertanian dan pemukiman di sekitar bantaran sungai.

Warga berharap ada tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah. Bukan hanya bantuan sesaat, tapi juga pembangunan tanggul permanen yang selama ini absen.

“Bantuan darurat seperti ini tentu kami syukuri. Tapi untuk jangka panjang, kami mohon Pemkab Gresik membangun tanggul permanen di bantaran Bengawan Solo,” harap Subaqir.

Di tengah ketidakpastian cuaca dan ancaman banjir yang selalu datang tiba-tiba, kekuatan masyarakat Desa Bungah justru tampak dalam kesederhanaannya: kerja sama, ketulusan, dan keyakinan bahwa bersama, mereka bisa menjaga tanah kelahiran tetap berdiri tegak—meski hanya dengan karung-karung goni berisi tanah. (jar/fir)

Advertisement

Artikel Terkait

Komisi III DPRD Gresik Sidak Jalan Bungah-Dukun, Progres Pembangunan Baru Capai 50 Persen

Komisi III DPRD Gresik Sidak Jalan Bungah-Dukun, Progres Pembangunan Baru Capai 50 Persen

RADAR GRESIK – Jajaran Komisi III DPRD Kabupaten Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek peningkatan kualitas ruas Jalan Bungah-Dukun di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Langkah peninjauan lapangan

Modus Pura-Pura Tagih Utang, Pasutri Asal Bungah Gresik Bawa Kabur motor Warga Perumahan

Modus Pura-Pura Tagih Utang, Pasutri Asal Bungah Gresik Bawa Kabur motor Warga Perumahan

RADAR GRESIK – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus tergolong nekat dan tidak biasa terjadi di kawasan Perumahan Griya Bungah Asri, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Pasangan suami

Gegerkan Pemilik Rumah, Ular Piton di Atas Genteng Kamar Mandi Dievakuasi Damkar Gresik

Gegerkan Pemilik Rumah, Ular Piton di Atas Genteng Kamar Mandi Dievakuasi Damkar Gresik

RADAR GRESIK – Suasana tenang di pemukiman warga berubah geger setelah seekor ular piton ditemukan bergelantungan di atas genteng kamar mandi sebuah rumah di Jalan Raya Bungah, Dusun Kaliwot RT 19 RW 07, Desa Bungah,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer