Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Ruwat Rojokoyo, Warga Gosari Mandikan Hewan Ternak

H
Penulis: Hany Akasah❯
PELATIHAN: WBP Rutan kelas IIB Gresik mengasah keterampilan  bidang pengelasan untuk membuat kerajinan yang menggunakan bahan besi. (Ist/Radar Gresik)
PELATIHAN: WBP Rutan kelas IIB Gresik mengasah keterampilan bidang pengelasan untuk membuat kerajinan yang menggunakan bahan besi. (Ist/Radar Gresik)
GRESIK - Untuk melestarikan budaya leleuhur dan menyambut datangnya Ramadan, salah satu Desa di wilayah Gresik Utara melestarikan budaya leluhur 'Ruwat Rojokoyo' dengan memandikan hewan ternak sapi.

Sapi milik warga dimandikan menggunakan air dari sendang. Tradisi yang diberi nama tradisi Ruwat Rojokoyo. Memiliki arti luas mensucikan diri dengan yang dimiliki warga dengan menggunakan air dari sendang kuno bernama sendang bidadari. Tradisi itu dilestarikan warga Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah.

Tradisional memandikan hewan ternak warga desa berupa sapi dengan air dari sendang. Sumber mata air yang masih mengeluarkan air adalah simbol. Wujud dari rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh sang pencipta.

Selain sebagai bentuk rasa syukur atas kekayaan harta benda yang dimiliki, tradisi ini memiliki makna mensucikan diri menyambut bulan suci Ramadan.

Salah satu warga Misbakhud Dawam mengatakan desanya berada di wilayah utara Gresik ini memiliki banyak warisan budaya. "Kami punya tradisi memandikan sapi, dimandikan disini karena pengembala atau peternak sapi dahulu tidak memiliki air di rumah. Dimandikan dengan air dari sendang bidadari," ujarnya. Tradisi memandikan ternak sapi ini diawali dengan mengambil air menggunakan kendil dari sumber mata air sendang. Warga secara gotong royong memindahkan air dari sendang kemudian dikumpulkan di dalam sebuah wadah berupa gentong berukuran besar.

Selanjutnya, satu persatu hewan ternak yang sudah dikumpulkan di lapangan lalu disiram dengan air sendang sendang Bidadari, ada pula sendang Lanang. Sendang itu kondisinya masih aktif mengeluarkan air dari dalam tanah, airnya terlihat sangat jernih dan tidak sembarang orang dapat menyiram sapi dengan air sendang. Harus sesepuh desa, saat menyiram air sendang ke tubuh sapi diiringi doa dan tabuhan gamelan. "Ini merupakan kegiatan setiap tahun. Kami juga membersihkan kolam pemandian sendang lanang yang merupakan kolam kuno lalu kita bersihkan. Tradisi sejak dahulu menjelang ramadhan," pungkasnya. (yud/han)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

RADAR GRESIK – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, secara resmi melepas keberangkatan kontingen Kabupaten Gresik yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah

Perpustakaan Rumah Pelangi Desa Suci Jadi Ruang Budaya Gresik, Terbitkan Buku Sejarah Rebo Wekasan

Perpustakaan Rumah Pelangi Desa Suci Jadi Ruang Budaya Gresik, Terbitkan Buku Sejarah Rebo Wekasan

RADAR GRESIK – Meski masyhur dikenal sebagai Kota Industri, Kabupaten Gresik sejatinya menyimpan kekayaan sejarah sebagai Kota Budaya. Salah satu warisan tradisi turun-temurun yang konsisten dirawat warga hingga kini ada

Dukung Pola Hidup Bersih dan Sehat, Rutan Gresik Bagikan Paket Perlengkapan Mandi ke Warga Binaan

Dukung Pola Hidup Bersih dan Sehat, Rutan Gresik Bagikan Paket Perlengkapan Mandi ke Warga Binaan

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar penyaluran paket perlengkapan mandi kepada para warga binaan di Aula Dalam Rutan Gresik, Senin (26/10). Langkah ini diambil sebagai wujud pemenuhan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer