RADAR GRESIK – Gresik United (GU) harus puas bermain imbang 0-0 saat menjamu Persekabpas Pasuruan dalam laga uji coba tertutup di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Jumat (19/9).
Pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan Laskar Joko Samudro jelang bergulirnya kompetisi Liga Nusantara, yang diperkirakan akan dimulai pada Oktober mendatang.
Sejak babak pertama, kedua tim sudah saling jual beli serangan. Persekabpas, yang dimotori oleh Ali Kaconk, beberapa kali menembus pertahanan GU, namun solidnya duet Robertino Rigyaldo dan Guntur Ariyadi mampu meredam setiap serangan.
Di sisi lain, duet Wahyu Agung dan Dian Ardiandiansyah juga beberapa kali mengancam gawang lawan. Penjaga gawang GU, Aldino Fanani, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang satu lawan satu dari pemain Persekabpas.
Di babak kedua, pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor, termasuk menurunkan penyerang muda Alexandro Vico.
Meskipun serangan semakin variatif, tidak ada satupun peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang tanpa gol bertahan.
Andik Ardiansyah mengungkapkan bahwa uji coba ini difokuskan untuk mengukur kondisi fisik dan mental para pemain.
"Kita lihat perkembangan anak-anak, memang hari ini kita fokus fisik. Kita ingin tahu sampai di mana kemampuan mereka saat lawan memberikan perlawanan maksimal," jelas Andik.
Ia menambahkan, hasil imbang ini memberikan pekerjaan rumah bagi tim pelatih, terutama pada sektor penyelesaian akhir.
"Beberapa kali pemain depan mendapat peluang namun belum membuahkan gol. Ke depannya kita masih cari pemain posisi depan, karena beberapa pemain kita bukan murni striker," ujarnya.
Meski ditahan imbang, Gresik United tetap menjaga rekor tak terkalahkan dalam laga uji coba. Sebelumnya, mereka berhasil menang tipis 1-0 atas Persela Lamongan dan bermain imbang melawan Perseba Bangkalan. (jar/han)
Editor : Hany Akasah