RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memastikan akan memberikan reward atau bonus kepada para atlet peraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2025.
Namun, pencairan bonus tersebut akan direalisasikan pada tahun 2026 karena telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Dalam Porprov Jatim 2025, kontingen Kabupaten Gresik berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati posisi keenam dalam klasemen perolehan medali.
Dari 51 cabang olahraga (cabor) yang diikuti, Gresik sukses membawa pulang total 129 medali, terdiri dari 40 emas, 37 perak, dan 52 perunggu, dengan total poin mencapai 286.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, Kumala Wardani, menjelaskan bahwa bonus untuk atlet Porprov 2025 akan dicairkan tahun depan.
"Reward atlet masuk dalam usulan APBD 2026," kata Kumala.
Meskipun pencairan tidak bisa dilakukan tahun ini karena pertimbangan fiskal daerah, Pemkab Gresik berkomitmen penuh memberikan apresiasi terbaik bagi para atlet.
Kumala menambahkan bahwa total nominal bonus tidak akan mencapai Rp 10 miliar dan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik juga telah menetapkan besaran bonus bagi para peraih medali. Nominal bonus untuk peraih emas dinaikkan menjadi Rp 40 juta, lebih tinggi dari edisi Porprov sebelumnya yang sebesar Rp 35 juta.
Sementara itu, peraih medali perak akan menerima Rp 25 juta, dan peraih medali perunggu dijanjikan bonus sebesar Rp 15 juta.
Sebagai informasi, dalam ajang Porprov Jatim 2025 ini, Gresik mengirimkan 716 orang yang terdiri dari 572 atlet dan 144 ofisial. (jar/han)
Editor : Hany Akasah