RADAR GRESIK - Kurash adalah gulat tradisional dari Uzbekistan yang dipraktikkan sejak zaman kuno. Tujuannya adalah mencoba saling melempar ke tanah. Jika salah satu terjatuh dengan punggung di tanah, kemenangan langsung diraih.
Kurash memiliki peraturan serupa dengan bela diri pada umumnya. Namun, olahraga ini memiliki teknik unik, yakni hanya memperbolehkan menyentuh pinggang ke atas.
Sebagai pembeda olahraga Kurash dengan yang lainnya, Kurash hanya menggunakan teknik merengkuh baju, lengan, atau bagian tubuh lain serta atribut yang diperuntukkan untuk pertandingan.
Kurash umumnya menggunakan seragam Yakhtak berwarna biru tua atau hijau dan memakai celana putih dengan sabuk merah. Kurash memiliki sembilan tingkatan, yang membedakan setiap tingkatan adalah garis setrip pada sabuk.
Bagi Kabupaten Gresik, cabang olahraga ini telah memberikan banyak prestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Kurash Kabupaten Gresik berhasil meraih satu medali perunggu di Kejurda 2022, Kejurda Jogjakarta 2024 dengan tiga medali perak, PON Aceh-Sumut 2024 satu medali perunggu, dan yang terbaru adalah Kejurprov di Pantai Cacalan, Banyuwangi yang menyumbang satu medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.
Prestasi ini terbilang sangat baik, mengingat Kabupaten Gresik baru mengikuti Kurash sejak 2022. Dengan kekuatan atlet yang hingga saat ini berjumlah 15 orang, prestasi yang diraih menjadi pencapaian yang membanggakan.
Ketua Federasi Kurash Kabupaten Gresik sekaligus Pelatih Kurash Kabupaten Gresik, Neerwanshah Kautsar, mengatakan, pihaknya selalu menekankan intensitas dan kedisiplinan saat latihan Kurash demi mendapatkan prestasi lebih ke depannya.
"Untuk ke depannya, kami akan meningkatkan intensitas latihan agar para atlet bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik di kejuaraan-kejuaraan selanjutnya, apalagi didukung dengan fasilitas latihan yang ada saat ini," ujarnya, Selasa, (6/1).
Dalam Kejurprov terakhir, atlet Kurash Gresik yang mengikuti sebanyak delapan atlet, namun dua orang didiskualifikasi karena kelebihan berat badan dari nomor yang dipertandingkan.
Salah satu yang meraih medali dalam Kejurprov tersebut adalah Najwa Khoirunnisa yang mendapatkan medali emas kelas 44 kg kategori pemula putri, Shahira Ameerza Kautsar yang mendapatkan medali perak kelas 48 kg kategori putri.
Sharleen Fabrianne Kautsar yang meraih medali perunggu kelas 48 kg kategori senior putri, dan Virzha Ahzacetta Kautsar yang meraih medali perunggu kelas 30 kg kategori pemula putri.
Sementara itu, Sharleen Fabrianne Kautsar, salah satu atlet Kurash Gresik, menyampaikan dengan seringnya diikutkan ke kejuaraan, mentalnya semakin terlatih.
"Dengan ikut kejuaraan Kurash di berbagai daerah, saya semakin terlatih mentalnya dan semakin ingin meraih prestasi yang lebih," ungkapnya.
Sharleen mengungkapkan, dirinya juga berharap dengan berbagai pengalaman yang mereka dapatkan bisa menjadi bekal untuk menghadapi kejuaraan Kurash ASEAN yang akan diselenggarakan tahun ini.
"Kami, atlet Kurash Gresik, berharap agar pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan bisa menjadi bekal untuk kejuaraan Kurash tahun ini," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah