RADAR GRESIK -- Pembangunan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) bakal kembali dilanjutkan.
Ini setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan bantuan anggaran dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 75 miliar lebih.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Pemkab Gresik, Ida Lailatus Sadiyah mengatakan, perbaikan stadion Gejos ini didapatkan setelah Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat. Pembangunan akan dimulai pada Desember mendatang.
Dengan anggaran tersebut, salah satu pembenahan yang akan dilakukan pada tempat duduk. Dimana sebelumnya konvensional akan menjadi single seat.
Di Gejos ada sekitar 25.000 tempat duduk penonton. Nantinya seluruhnya diganti menggunakan single seat.
Baik untuk tiket ekonomi, VIP, maupun VVIP.
“Untuk VIP nanti menggunakan busa, sementara VVIP menggunakan buda lipat,” terangnya.
Selain kursi, pembenahan juga dilakukan pada rumput lapangan dengan kelas di bawah rumput Gelora Bung Karno (GBK).
Lampu penerangan lapangan juga akan diganti hingga papan score diganti digital.
“Anggaran dari pusat ini digunakan untuk perbaikan di dalam stadion. Semua fasilitas termasuk nanti jika ada kebocoran,” kata dia.
Dikatakan, pada tahun 2024 Pemkab Gresik juga turut memperbaiki fasilitas Gejos. Untuk menjadi stadion taraf internasional, Gejos perlu memiliki akses jalan lebih dari satu titik.
Saat ini akses jalan baru terpusat di depan stadion. “Akses jalan ini nanti juga direncanakan dibuka,” katanya.
Sementara untuk APBD 2024, Bupati Yani ingin juga menyupport dengan menambah beberapa fasilitas.
Seperti taman atau ruang terbuka hijau (RTH), kawasan ramah anak, hingga venue cabang olahraga lain.
“Kami ingin Gejos menjadi pusat olahraga ke depannya. Ada skatepark, wall climbing, hingga sepatu roda. Nanti APBD 2024 juga terlibat dalam pembangunan,” pungkasnya. (rof)
Editor : Hany Akasah