Nama Rudi Eka Priyambada tidak asing bagi sepak nasional. Meski berusia muda 41 tahun, pengalamannya sudah malang melintang, dan pernah menjadi tactical analysis timnas U-19 bersama pelatih Indra Sjafri.
Selain di timnas, Rudi Eka Priyambada pernah menukangi sejumlah klub. Antara lain asisten pelatih Mitra Kukar, asisten pelatih Al-Najma (Liga 2 Bahrain). Selanjutnya, pelatih PS Tira Persikabo, dan pelatih fisik Persebaya Surabaya.
Rudi Eka Priyambada dibantu tiga asisten pelatih yakni Agus Indra Kurniawan, Andik Ardiansyah, Sulkhan Arief, asisten pelatih kiper M.Hadi, dan pelatih fisik Akmal.
Manager Gresik United Harris Bahasuan mengatakan, pengalaman pelatih Rudi Eka Priyambada diharapkan bisa membawa perubahan bagi timnya. Dimana, manajemen menargetkan lolos ke Liga 1.
"Keberadaan pelatih kepala Rudi Eka Priyambada sangat pas mengingat di tim Gresik United sudah asisten pelatih yang masih muda-muda. Ini bisa menjadi kolaborasi yang hebat sesuai dengan tagline manajemen to the top," ujarnya, Selasa (1/8).
Sementara itu, pelatih kepala Gresik United Rudi Eka Priyambada mengaku tertarik memegang tim ini karena nama Gresik United dikenal dikancah sepak bola nasional, dan pernah melahirkan pemain berbakat serta potensial.
"Sepak bola di Gresik sejarahnya sangat panjang dan di kota tersebut pernah muncul klub terkenal Persegres dan Petrokimia Putra. Ini yang saya coba dibangkitkan kembali melalui Gresik United," jelasnya.
Dirinya optimistis meski tim yang ditanganinya banyak dihuni pemain muda bisa bersaing dengan klub liga 2 (Liga Nusantara). Kolaborasi pemain muda dan pemain berpengalaman akan menjadi senjata utama mengarungi kompetisi kedepan.
"Saya yakin dengan kolaborasi itu semua serta kekompakan pemain maupun manajemen. Gresik United optimis naik kelas di Liga 1 musim depan," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah