Sekretaris Dispora Gresik Arif Wicaksono mengatakan, selama pandemi covid-19 jumlah peserta dibatasi 32 peserta. Dalam kegiatan itu, protokol kesehatan (prokes) dilaksanakan secara ketat dengan menjaga jarak, peserta wajib pakai masker, thermogan (Cek suhu) dan diwajibkan untuk cuci tangan. Juara turnamen catur yaitu Anam, kemudian kedua Iqbal dan ketiga Jaka.
“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan ajang silaturahmi juga menjadi ajang seleksi untuk para peserta catur yang ada di Percakra. Kami akan mengadakan turnamen yang lebih besar lagi. Jadi mereka yang masuk dalam 5 besar jika ada turnamen di tingkat Gresik atau provinsi akan diikutkan,”jelas dia.
Humas Persatuaan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Gresik, Moch Sugianto mengatakan, kegiatan itu sebagai ajang pemanasan di masa pandemi covid-19. “Kami atas nama humas Percasi Gresik mengucapkan terima kasih sebesar - besarnya kepada bapak Arif Wijaksono selaku sekretaris Dispora Gresik. Insyaallah nanti akan ada turnamen lagi dan hadiah akan ditambah.
Di sini umum tidak ada katagori tapi dan ada 4 junior Gresik. Jadi semuanya tetap ikut bermain,”kata Antok. Pihaknya berharap kepada KONI Gresik dan Dispora Gresik untuk sering menggelar turnamen. “Kami berharap ada dana pembinaan minimal Rp 100 juta per cabor,”harap dia. (jar/han) Editor : Hany Akasah