Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dilarang Dibungkus! Cara Unik Omah Maduqu dan Bakso Kaki Sapi Bagikan 250 Porsi Makan Gratis untuk Warga

Novia Andriyani • Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:19 WIB
Sinergi : Owner Bakso Kaki Sapi Saiful Latief bersama owner Omah Maduqu Mustik Efendi memberikan sajian gratis kepada warga Gresik dalam Jumat berkah.
Sinergi : Owner Bakso Kaki Sapi Saiful Latief bersama owner Omah Maduqu Mustik Efendi memberikan sajian gratis kepada warga Gresik dalam Jumat berkah.

RADAR GRESIK – Di tengah hiruk-pikuk pagi di kawasan Jalan Boroto Negoro, GKB, Gresik, sebuah pemandangan hangat tersaji setiap hari Jumat.

Aroma masakan rumah dan kepulan uap kopi rempah menyambut siapa saja yang melintas, menciptakan suasana yang berbeda di sudut jalan tersebut.

Pada hari Jumat (19/12), Syaiful Latif bersama rekannya, Mustik Efendi, sibuk menyajikan sekitar 250 porsi makanan gratis bagi masyarakat. Kegiatan bertajuk "Jumat Berkah Omah Maduqu" yang turut didukung oleh Bakso Kaki Sapi bukan sekadar aksi bagi-bagi makanan biasa. Bagi Latif, ada filosofi mendalam tentang kebahagiaan di balik setiap piring yang ia sajikan.

"Kebahagiaan setiap orang itu berbeda-beda. Bagi saya, melihat orang lain bisa makan dengan kenyang adalah kebahagiaan tersendiri," ujar Latif dengan senyum tulus.

Latif mengamati bahwa di tengah kondisi ekonomi yang menantang saat ini, banyak masyarakat harus berjuang ekstra hanya untuk memenuhi kebutuhan perut.

Melalui kegiatan ini, ia ingin meringankan beban tersebut sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan asupan bergizi.

Namun, ada satu hal yang unik. Berbeda dengan pembagian nasi bungkus pada umumnya, Latif mewajibkan pengunjung untuk makan di tempat.

"Semua program saya memang untuk makan di tempat, tidak untuk dibungkus. Kami ingin memastikan makanan ini benar-benar dinikmati oleh mereka yang datang, bukan sekadar berpindah tangan. Ada interaksi dan kehangatan yang terbangun di sini," tambah Latif, yang juga merupakan pemilik Bakso Kaki Sapi.

Senada dengan Latif, Mustik Efendi selaku pemilik Omah Maduqu bercerita bahwa gerakan ini bermula dari keinginan sederhana.

Awalnya, ia ingin memberikan pengalaman kepada pelanggan untuk mencicipi madu asli secara gratis.

Niat tersebut kemudian berkembang. Mustik mulai menyediakan kopi rempah, minuman herbal, hingga camilan sehat seperti polo pendem (umbi-umbian kukus) sebagai alternatif makanan sehat. Seiring berjalannya waktu, menu yang disajikan meningkat menjadi makanan berat.

"Kini, setiap hari Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga habis, masyarakat bisa menikmati hidangan bergizi secara cuma-cuma," kata Mustik.

Meski kegiatan ini dikelola secara mandiri, gerakan ini mulai membuahkan hasil luar biasa. Kini, banyak donatur yang mulai menitipkan sedekah mereka, mulai dari roti hingga bahan makanan lainnya.

“Kami terima apa saja, yang penting bisa dibagikan secara gratis," tutur Latif.

Saat ini, aksi berbagi ini tidak hanya dilakukan pada hari Jumat saja.

“Selain hari jumat di omah maduqu, saya juga membuka makan gratis pada hari Selasa di kawasan GKB, hari Rabu di Srembi, dan hari Sabtu di trowongan GKB, khusus untuk hari sabtu berbayar hanya 2000 rupiah saja setiap porsinya untuk santunan anak yatim, dan terkadang saya juga menggelar doorprize dalam kegiatan makan gratis,”papar Latif.

Melalui sepiring makanan dan secangkir madu, Latif dan Mustik membuktikan bahwa kebahagiaan sejati ditemukan saat mampu memberi dan melihat senyum di wajah orang lain.

“Mimpi kami adalah memperluas titik makan gratis ini ke seluruh penjuru Gresik. Kami ingin mengingatkan kembali bahwa masih banyak saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Jika memiliki kelebihan rezeki, mari kita berbagi," ujar Latif, senada dengan harapan Mustik. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #Bakso Kaki Sapi #manyar #makan gratis #masakan