RADAR GRESIK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik, melalui Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 1 Bedilan, mendatangi ke RSUD Ibnu Sina Gresik pada hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Kedatangan mereka untuk memenuhi hak suara Aliyul Fikri, seorang warga Gresik yang sedang sakit dan tidak dapat datang langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempatnya terdaftar.
Aliyul Fikri, yang diketahui menderita penyakit saluran pencernaan yang membuat warga Bedilan itu dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik mulai 23 November lalu.Karena kondisi kesehatannya, ia tidak bisa hadir di TPS. Meski begitu, Aliyul Fikri sempat menyampaikan keinginannya untuk menyalurkan hak suaranya.
Menanggapi hal tersebut, KPPS TPS 1 Bedilan dengan sigap mengatur jadwal dan prosedur untuk membawa surat suara ke rumah sakit agar hak pilih Aliyul dapat terlaksana.
Kunjungan dimulai pada pagi hari, dengan membawa kotak suara dan surat suara yang telah disiapkan. Sesampainya di RSUD Ibnu Sina, petugas KPPS disambut oleh keluarga Aliyul Fikri serta petugas rumah sakit yang mendampingi. Setelah memastikan semua prosedur berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan, Aliyul Fikri kemudian diberikan kesempatan untuk mencoblos di tempat tidurnya.
"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap warga negara, termasuk yang sedang sakit atau memiliki keterbatasan fisik, tetap dapat menyalurkan hak pilihnya. Kami ingin memastikan Pilkada berjalan adil dan tidak ada satu suara pun yang terlewatkan," kata Ketua KPPS TPS 1 Agil Abdullah Ferdiansyah didampingi PTPS Bawaslu, dan saksi, serta PPS.
Aliyul Fikri, meskipun dalam kondisi terbatas, tampak sangat bersemangat menggunakan hak pilihnya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada KPU Gresik dan petugas KPPS yang telah datang untuk memfasilitasi hak pilihnya di rumah sakit. "Terima kasih banyak, saya merasa dihargai karena bisa tetap memilih meski sedang sakit. Ini sangat berarti," katanya penuh hari.
Proses pemungutan suara di RSUD Ibnu Sina berjalan lancar dengan pengawasan ketat agar tidak ada penyimpangan. Hal ini menunjukkan dedikasi tinggi dari KPU Gresik dan KPPS dalam memberikan akses pemilihan yang adil bagi semua warga, termasuk mereka yang sedang menghadapi keterbatasan fisik.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sistem demokrasi di Kabupaten Gresik berusaha untuk mengakomodasi setiap individu, tanpa terkecuali. Kunjungan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang menyaksikan bagaimana prosedur pemilu dilaksanakan dengan penuh integritas dan perhatian terhadap warga.
“Dengan pemilihan yang berjalan lancar di berbagai lokasi, termasuk bagi pemilih yang sedang sakit, Pilkada Gresik 2024 diharapkan akan menghasilkan pemimpin yang sah dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” harap Komisioner KPU Gresik Ahmad Bashiron. (han)
Editor : Hany Akasah