GRESIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik terus mematangkan persiapan menjelang Pemilu 2024. Salah satunya, untuk mengurangi angka golput. Mereka bakal mengintensifkan sosialisasi ke masyarakat.
Sekedar diketahui, KPU sendiri telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 961.992 pemilih. Jumlah tersebut diharapkan bisa menggunakan hak suaranya pada 14 Februari 2024 nanti.
"Tentunya kami berharap partisipasi pemilih tinggi, karena salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas Pemilu," ujar Makmun, Komisioner KPU Gresik Divisi SDM dan Parmas.
Baca Juga: KPU Tetapkan Jumlah Daftar Pemilih Tetap Gresik Sejumlah 961.992
Menurut dia, pihaknya akan menggandeng berbagai ormas untuk melakukan sosialisasi. "Kami merasa percaya diri bahwa Pemilu 2024 akan berjalan lancar dengan dukungan tokoh-tokoh inti masyarakat Gresik," ungkap dia.
Dikatakan, jumlah partisipasi pemilih pemula juga menunjukkan angka yang terbilang tinggi. Yakni sebanyak 13.401 pemilih pemula. "Sehingga kami juga akan menggandeng kelompok dan organisasi kepemudaan. Sekaligus mengenalkan pendidikan politik kepada generasi millenial," terangnya.
Sebelumnya, Tim Seleksi Bawaslu Zona II akan mengumumkan 20 peserta yang lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya pada 10-11 Juli mendatang. Tahapan yang dimaksud yakni tes wawancara sekaligus melakukan penjaringan bagi para calon anggota. "Sesuai regulasi, empat kali lipat dari kebutuhan anggota. Sehingga, untuk kabupaten Gresik akan diumumkan 20 orang," bebernya.
Baca Juga: KPU Gresik Akhirnya Lantik Tiga Anggota PPS Hasil PAW
Bahkan, untuk tes kesehatan, jumlahnya akan kembali mengerucut menjadi dua kali lipat dari kebutuhan. Yakni berjumlah 10 orang. "Untuk selanjutnya dipilih menjadi 5 orang komisioner. Lalu urutan 6-10 menjadi daftar pengganti antarwaktu (PAW)," pungkasnya. (rof)
Editor : Hany Akasah