Ada tiga anggota PPS yang memilih mengundurkan diri sebelum pemilu dilaksanakan. Ketiganya berasal dari PPS Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar dan Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik Kota.
Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Gresik Makmun mengatakan pelantikan pengganti antar waktu (PAW) anggota PPS yang mengundurkan diri telah dilakukan beberapa waktu lalu. "Sudah selesai pelantikannya. Dan kami ucapkan selamat bekerja," ungkapnya.
Ketiga PAW PPS yang dilantik yakni, Budi Harianto sebagai PPS Desa Pandu, Kecamatan Cerme. Kemudian, Triasmono sebagai PPS Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar dan Zita sebagai PPS Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik Kota.
"Tidak semunya merupakan urutan keempat. Ada yang kelima karena yang urutan keempat tidak bersedia menjadi pengganti," ujarnya.
Dikatakan, terkait pengunduran diri sejumlah PPS, pihaknya memastikan tidak akan mengganggu tahapan Pemilu 2024 yang telah berlangsung. Mereka akan langsung bekerja mengikuti ritme yang sudah berjalan. "Kami minta agar PPS yang ada bisa membantu mereka beradaptasi," terangnya.
Ia menambahkan, sesuai aturan memang tidak menjadi persoalan mengundurkan diri di tengah jalan sebagai anggota PPS. Jika mendapatkan pekerjaan lain yang dirasa lebih layak. "Tidak ada aturan sanksi terkait hal ini. Dan memang kebanyakan PPS kemarin dari Fresh Graduate," imbuhnya. (rof) Editor : Hany Akasah