Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gelar Survei Lapangan, DPUTR Gresik Prioritaskan Perbaikan Jalan Poros Desa di Benjeng dan Balongpanggang

Fajar Yuliyanto • Kamis, 22 Januari 2026 | 07:48 WIB
SURVEY : DPUTR Gresik melakukan survey lokasi perencanaan perbaikan jalan poros desa di kecamatan
SURVEY : DPUTR Gresik melakukan survey lokasi perencanaan perbaikan jalan poros desa di kecamatan

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menempatkan perbaikan Jalan Poros Desa (JPD) sebagai salah satu fokus utama pembangunan infrastruktur tahun 2026.

Untuk tahun ini, dua wilayah di Gresik Selatan, yakni Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang, menjadi prioritas utama penanganan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa penentuan prioritas ini diambil setelah mempertimbangkan keterbatasan waktu dan anggaran yang bersumber dari APBD.

Perbaikan akan difokuskan pada ruas-ruas jalan krusial yang mengalami kerusakan berat agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

“Nah, untuk tahun 2026 ini diprioritaskan dulu di dua kecamatan yakni Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang. Kita berusaha mengambil ruas-ruas jalan yang bisa dituntaskan di samping jalan kabupaten,” kata Eddy, Rabu (21/1).

Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk menuntaskan perbaikan di dua kecamatan tersebut diperkirakan mencapai Rp261 miliar.

Eddy menambahkan, saat ini tim teknis tengah melakukan penjajakan dan survei mendalam karena karakter JPD yang cenderung sempit memerlukan perhitungan metode pengerjaan yang matang.

“Saat ini kami masih tahap penjajakan dan survei ke lapangan. Karena karakter jalan poros desa itu sempit-sempit, sehingga metode pengerjaannya harus benar-benar diperhitungkan. Jangan sampai truk molen terguling karena akses sempit. Makanya survei lapangan ini penting untuk menentukan metode yang paling pas,” imbuhnya.

Sesuai jadwal, proses perencanaan teknis akan dimulai pada pertengahan Februari mendatang setelah alokasi anggaran ditetapkan.

Eddy juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa. Ia berharap tidak ada kendala ego wilayah yang dapat menghambat akses mobilitas alat berat saat pengerjaan berlangsung.

“Harapannya bisa bersinergi bersama-sama dengan pihak kecamatan dan desa. Ada beberapa jalan poros desa yang membutuhkan dukungan desa-desa sekitar terkait akses keluar masuk. Jangan sampai ada pembatasan karena ego wilayah, karena itu bisa mengganggu pelaksanaan pekerjaan,” tegas Eddy.

Program ini diharapkan menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat di wilayah Benjeng dan Balongpanggang yang mendambakan infrastruktur jalan yang layak dan aman.

“Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar program ini berjalan lancar sesuai harapan Bupati dan Wakil Bupati Gresik,” tutupnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#balongpanggang #gresik #DPUTR #Benjeng #Jalan