Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gubernur Khofifah Puji Inovasi GUS Balongpanggang Gresik: Idenya Mahal, Bisa Jadi Referensi Nasional

Fajar Yuliyanto • Senin, 5 Januari 2026 | 08:42 WIB
MENIKMATI: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengeksplorasi setiap ruangan di Gresik Universal Science (GUS).
MENIKMATI: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengeksplorasi setiap ruangan di Gresik Universal Science (GUS).

RADAR GRESIK – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan literasi digital yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Gresik Universal Science (GUS).

Bertempat di Gedung Islamic Center Balongpanggang, Khofifah menyebut inovasi ini sebagai "ide mahal" yang berhasil memadukan edukasi modern dengan nilai religius dan budaya lokal.

Dalam kunjungannya pada Minggu (4/1), Gubernur Khofifah terpukau dengan cara GUS merangkum seluruh potensi sejarah, budaya, hingga komoditas ekspor dari tiap kecamatan di Gresik ke dalam satu wadah digital yang komprehensif.

Khofifah menilai GUS sangat relevan dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat saat ini yang lebih menyukai konten visual dan audio dibandingkan sekadar membaca.

“Ini idenya mahal, Pak Bupati. Di GUS ini, titik-titik sejarah dan potensi ekspor dari seluruh kecamatan di Gresik bisa ditemukan. Mulai dari religi, heritage, kuliner, hingga budaya, semuanya tercapture dengan sangat baik,” puji Khofifah di sela-sela kunjungannya.

Ia bahkan memproyeksikan GUS bisa menjadi referensi nasional bagi daerah lain dalam upaya mengenali jejak sejarah wilayah serta memetakan proyeksi masa depan melalui pendekatan digital.

Salah satu titik yang menarik perhatian Gubernur adalah ruang khusus seni lukis Damar Kurung. Menurutnya, penyajian warisan budaya khas Gresik tersebut dilakukan secara profesional dan modern, sehingga sangat menarik bagi generasi muda.

“Damar Kurung itu luar biasa. Ini identitas kebanggaan masyarakat Gresik. Disiapkan secara profesional dan saya yakin ke depan akan terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital,” tambahnya.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), yang mendampingi kunjungan tersebut mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa meskipun GUS masih dalam tahap soft launching.

“Dalam sepekan pertama, tercatat sekitar 3.500 pengunjung hadir. Setelah minggu terakhir soft launching ini, GUS akan di-off-kan sementara selama satu minggu untuk evaluasi, kemudian dibuka kembali untuk umum,” jelas Gus Yani.

Bupati Yani menambahkan bahwa GUS dirancang agar pengunjung bisa menikmati wisata literasi dengan santai. Setiap ruangan disarankan untuk dinikmati minimal selama 10 menit agar setiap pesan literasi digital yang disajikan dapat terserap secara maksimal oleh pengunjung.

“Alhamdulillah, hari ini dikunjungi langsung oleh Ibu Gubernur Jatim. Terima kasih atas dukungan dan support-nya terhadap destinasi wisata literasi digital di Gresik ini,” pungkas Bupati Yani. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#balongpanggang #kHOFIFAH #fandi akhmad yani #gresik #Gus