Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Realisasikan SR SPAM Umbulan di Desa Palebon, Bupati Gresik: Solusi Air Bersih dan Peningkatan Kesehatan

Fajar Yuliyanto • Rabu, 17 Desember 2025 | 21:16 WIB
MEREALISASIKAN: Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat meninjau langsung realisasi SR SPAM Umbulan di Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan, Rabu (17/12).
MEREALISASIKAN: Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat meninjau langsung realisasi SR SPAM Umbulan di Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan, Rabu (17/12).

RADAR GRESIK – Penantian panjang warga Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan akan akses air bersih akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik secara resmi merealisasikan Sambungan Rumah (SR) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di wilayah tersebut, Rabu (17/12).

Kehadiran Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), disambut antusias oleh puluhan siswa sekolah yang melambaikan bendera merah putih serta ibu-ibu warga setempat yang telah lama mendambakan aliran air bersih masuk ke rumah mereka.

Bupati Gus Yani menjelaskan bahwa proyek SR SPAM Umbulan ini merupakan program prioritas Pemkab Gresik yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden yang terus memberikan perhatian kepada Kabupaten Gresik, khususnya dalam penyediaan kebutuhan dasar berupa air bersih,” ujar Gus Yani.

Pada tahun 2025 ini, Kabupaten Gresik mendapatkan total 888 sambungan rumah yang tersebar di dua titik strategis, yakni Kecamatan Duduksampeyan dan Desa Dahan di Kecamatan Kebomas.

Kecamatan Duduksampeyan selama ini dikenal sebagai wilayah rawan air bersih, terutama saat musim kemarau. Warga terpaksa merogoh kocek cukup dalam untuk membeli air tangki demi kebutuhan sehari-hari.

“Dulu kalau kemarau, warga harus beli air sendiri dengan harga sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per tangki. Dengan adanya SR ini, beban ekonomi masyarakat bisa berkurang drastis,” tambah Bupati.

Selain faktor ekonomi, Gus Yani menekankan manfaat kesehatan. Air dari SPAM Umbulan telah tersertifikasi oleh Kementerian Kesehatan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan menekan angka stunting di Duduksampeyan.

Pemkab Gresik berkomitmen memperluas akses ini hingga ke wilayah utara. Setelah membangun reservoir di Bunder dan Duduksampeyan pada 2023, pemerintah berencana membangun dua reservoir baru di Kecamatan Bungah dan Manyar pada tahun 2026 mendatang.

“Harapan kami, wilayah utara Gresik segera terlayani secara merata. Kehadiran PDAM Gresik harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Kebahagiaan terpancar dari raut wajah Musyawaroh (40), warga Desa Palebon. Ia mengaku dalam sebulan biasanya harus membeli 3 hingga 4 tangki air dengan total biaya mencapai Rp600 ribu lebih.

“Alhamdulillah, senang sekali dapat bantuan ini. Terima kasih Bapak Bupati. Sekarang uangnya bisa disimpan, tidak buat beli air tangki lagi. Besok saya bisa glowing,” seloroh Musyawaroh sambil tertawa lega. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#PDAM #fandi akhmad yani #SPAM #gresik #UMBULAN #gus yani