Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Jalan Poros Desa Jadi Kubangan Raksasa, DPRD Gresik Desak Penanganan URC DPUTR

Fajar Yuliyanto • Sabtu, 1 November 2025 | 19:18 WIB
SIDAK: Wakil Ketua III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi saat melakukan sidak di jalan rusak di Dusun Balongsri, Desa Lampah, Kecamatan Kedamean.
SIDAK: Wakil Ketua III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi saat melakukan sidak di jalan rusak di Dusun Balongsri, Desa Lampah, Kecamatan Kedamean.

RADAR GRESIK – Kondisi jalan rusak di Dusun Balongsri, Desa Lampah, Kecamatan Kedamean, Gresik, menjadi sorotan publik usai viral di media sosial.

Kerusakan parah, penuh lubang, dan berlumpur membuat aktivitas warga terganggu, terutama saat musim hujan. Jalan tersebut sebelumnya telah dipaving, namun kondisinya saat ini banyak bagian yang ambles dan tertutup air.

Warga sekitar mengeluhkan kerusakan parah tersebut. Terlihat setiap sisi jalan mengalami kerusakan, ditambah kondisi jalanan yang licin dan tergenang air.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Langsung Sidak

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua komisk III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lapangan. Ia mengkonfirmasi bahwa kondisi jalan memang sangat memprihatinkan dan perlu segera mendapat penanganan.

“Mobilitas warga cukup tinggi di sana. Setelah kami tinjau dan berdiskusi dengan pemerintah desa serta camat, disepakati akan dilakukan pengurukan dan pemadatan oleh Tim URC DPUTR,” kata Hamdi, Jumat (31/10).

Hamdi menjelaskan, panjang ruas jalan yang rusak diperkirakan mencapai 1 hingga 2 kilometer. Kerusakan semakin parah karena posisi badan jalan lebih rendah dari Tembok Penahan Tanah (TPT) di sisi jalan.

Selain itu juga tidak terdapat saluran drainase, sehingga air hujan tidak bisa mengalir dan justru menggenang di tengah jalan.

Penanganan Darurat Oleh URC DPUTR

Meskipun di tepi jalan terdapat sawah (sehingga air bisa langsung ke lahan pertanian), tingginya TPT justru membuat air tertahan di badan jalan.

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk melakukan penanganan awal.

“Tujuannya agar kendaraan bisa melintas lebih aman,” imbuhnya.

Hamdi menambahkan, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) DPUTR Gresik akan turun ke lokasi pada 31 Oktober 2025 untuk melakukan pengurukan dan pemadatan awal.

“Karena viral kami jadi tahu dan langsung turun untuk memastikan kondisi di lapangan. Sebenarnya ini termasuk kategori jalan poros desa yang menjadi kewenangan pemerintah desa, namun kami DPRD Gresik tetap akan memberi perhatian agar persoalan ini segera diatasi. Insyaallah besok sudah mulai dilakukan penanganan oleh tim URC,” pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Kedamean #Komisi III #Sidak #gresik #kerusakan jalan #dprd