RADAR GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh wilayah Kabupaten Gresik. Hal ini disampaikan Wakil Ketua III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, setelah melakukan monitoring bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik pada Rabu (22/10).
OPD yang terlibat dalam monitoring tersebut mencakup Dishub, DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang), CKPKP, DLH (Dinas Lingkungan Hidup), dan Disparekrafbudpora (Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif).
Menurut Abdullah Hamdi, dari total kebutuhan sekitar 11 ribu titik PJU di Kabupaten Gresik, baru sekitar 7 ribu lebih yang terpasang dan berfungsi. Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 4.000 titik yang harus segera dipenuhi.
“PJU ini sangat vital untuk menunjang kebutuhan masyarakat, terutama pada malam hari. Selain sebagai sarana keselamatan lalu lintas, juga berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan keberlangsungan antarwilayah,” kata Hamdi.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa OPD menyampaikan tantangan dan kebutuhan spesifik. DPUTR melaporkan adanya penambahan jalan kabupaten sepanjang 566 kilometer yang secara otomatis membutuhkan alokasi PJU baru.
Sementara DLH menyoroti perlunya perhatian khusus pada titik-titik perbatasan antar kabupaten/kota (seperti dengan Lamongan, Surabaya, dan Mojokerto) yang masih minim penerangan.
Disparekrafbudpora juga meminta penerangan yang lebih baik di sejumlah lokasi wisata guna menunjang kunjungan dan keamanan wisatawan.
Politikus asal PKB ini menegaskan bahwa DPRD bersama OPD sepakat memperkuat kolaborasi lintas dinas dalam mengelola sistem PJU secara efektif. Ia juga mengapresiasi Dishub yang telah memanfaatkan sistem digitalisasi dan manual untuk pemantauan.
Selain masalah kekurangan titik, Hamdi juga menyoroti keluhan warga terkait banyaknya PJU yang mati di sejumlah ruas jalan.
“Ini menjadi perhatian serius. Kami berharap Dishub dapat memetakan dan mengantisipasi setiap persoalan terkait padamnya PJU, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah