RADAR GRESIK – Kabupaten Gresik menjadi tuan rumah perhelatan akbar, The 9th International Conference on Sustainability (ICS), hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan Universitas Airlangga (Unair).
Acara yang dihadiri delegasi dari 22 negara ini berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan, mulai dari seminar di kampus hingga pameran di halaman kantor Pemkab Gresik.
Pembukaan acara dimeriahkan dengan tarian Siwalan yang dibawakan oleh guru-guru TK Gresik, diikuti dengan pertunjukan musik dan fashion show batik lokal.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) berhasil meraih penghargaan sebagai Best Presenter, sementara Kokoh Dwi Kristanto dinobatkan sebagai Best Paper.
Bupati Gresik, Gus Yani, menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa ICS bukan sekadar ajang akademik, tetapi juga sarana strategis untuk memperkenalkan potensi investasi dan ekonomi Gresik ke kancah global.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih. Semoga kerja sama ini bisa terus berjalan. Gresik adalah daerah kecil yang menjadi tujuan investasi multinasional dan internasional," ujar Gus Yani.
Ia juga menyoroti peran penting UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal. "Kami berupaya mendorong ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Mudah-mudahan ini juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Gresik," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair, Prof. Dr. dr. A.C. Romohoni, menjelaskan bahwa ICS merupakan agenda tahunan dengan tema "Berdampak". Ia mengapresiasi kontribusi nyata Gus Yani, yang merupakan salah satu alumni Unair.
"Kehadiran ICS ini bukan hanya forum akademik, tetapi juga kesempatan memperkenalkan potensi Gresik kepada delegasi 22 negara," ucapnya.
Prof. Romohoni berharap, ICS ke-9 di Gresik ini dapat menjadi tonggak penting bagi hubungan akademik, pemerintah daerah, dan dunia internasional, serta mampu mendorong peningkatan investasi dan memperkuat peran UMKM dalam perekonomian masyarakat. (jar/han)
Editor : Hany Akasah