RADAR GRESIK - Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik memulai langkah strategis dalam mewujudkan program Koperasi Desa Merah Putih.
Program yang digagas oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Plt Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro Diskoperindag Gresik, Sunik, menyatakan dukungannya penuh terhadap program ini. Diskoperindag Gresik telah menyusun strategi kolaboratif dengan berbagai sektor untuk mendukung koperasi berbasis desa.
"Diskoperindag Gresik sedang dalam proses pemetaan koperasi yang berpotensi dikembangkan menjadi Koperasi Desa Merah Putih. Proses ini melibatkan sosialisasi, pendirian koperasi baru, dan perubahan anggaran dasar (PAD) di notaris untuk koperasi yang sudah ada," kata Sunik, Rabu, (16/4).
Koordinasi lintas sektor juga dilakukan, termasuk dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Gresik, sebelum memasuki tahapan musyawarah desa (Musdes) untuk penetapan pembentukan koperasi.
"Proses usulan tim kabupaten melibatkan Dinas PMD dan beberapa pihak terkait, kemudian proses Musdes, kemudian ditetapkan,”terangnya.
Merujuk koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, setiap daerah diminta menginventarisasi desa-desa dengan potensi kuat untuk pembentukan koperasi. Data kelompok tani (poktan), kelompok peternak, dan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) yang sudah beroperasi akan digunakan untuk menentukan desa yang siap menjalankan program ini.
"Hasil koordinasi, kebijakan Pemprov Jatim minimal setiap kabupaten/kota mengusulkan dua koperasi desa merah putih di dua kecamatan,”pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah