Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi menggelar Kick-off Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASP), Senin (14/4), di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta. Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menyukseskan proyek strategis ini yang didukung oleh Bank Dunia.
“Kick-off ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta mengidentifikasi tantangan-tantangan awal agar pengelolaan proyek ILASP berjalan efektif dan efisien,” ujar Menteri Nusron.
Proyek ILASP dirancang untuk memperkuat administrasi pertanahan dan tata ruang yang adaptif terhadap perubahan iklim dan tantangan pembangunan nasional. Terdapat lima komponen utama proyek ini. Menurutnya, perencanaan Tata Ruang Responsif Iklim, Penguatan Hak atas Tanah dan Pengelolaan Lanskap, Pengembangan Sistem Informasi Pertanahan dan Penilaian, Peta Dasar Skala Besar untuk Aksi Iklim, Manajemen Proyek dan Pengembangan Kapasitas.
Nusron menyebut bahwa pelaksanaan ILASP harus dimulai dari kegiatan-kegiatan besar yang berdampak langsung dan berskala prioritas. Ia menyoroti percepatan pelaksanaan proyek seperti.
Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), RTR Kawasan Strategis Nasional (RTR KSN), Program PTSL Terintegrasi, Pengembangan Zona Nilai Tanah (ZNT), Pemetaan Skala Besar yang dilaksanakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).
“Kami ingin memastikan kegiatan prioritas dengan anggaran besar dan cakupan luas bisa dimulai lebih awal, karena memiliki jadwal pelaksanaan jangka panjang,” tegasnya.
Dalam kesempatan sama, Program Leader World Bank, Claudia Ines Vasquez Suarez, menyampaikan komitmen penuh pihaknya dalam mendukung implementasi proyek.
"Ini adalah proyek besar dan kompleks, tapi kami siap mendukung agar pelaksanaan di lapangan dapat segera dimulai dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, turut memberikan sambutan sekaligus menutup sesi kick-off meeting. Hadir pula Sekjen Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, serta Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, yang memberikan tanggapan teknis atas kesiapan masing-masing direktorat dalam mendukung ILASP.
Rangkaian kegiatan Kick-off ILASP akan berlangsung dari tanggal 14 hingga 21 April 2025, yang diharapkan mampu menghasilkan rumusan strategis pelaksanaan proyek dalam jangka menengah dan panjang.
“Diskusi selama rangkaian kegiatan ini akan menjadi fondasi bagi penguatan kebijakan dan implementasi lapangan yang berorientasi pada tata kelola ruang dan pertanahan yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan,” pungkas Menteri Nusron.
Editor : Cak Fir