Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Diskominfo Gresik Integrasikan Data Pembangunan dengan GISS, Wujudkan Transparansi dan Efisiensi Anggaran Daerah

Fajar Yuliyanto • Jumat, 11 April 2025 | 18:21 WIB
MENUNJUKKAN : Kabid SPBE Diskominfo Fahry Ady Yamin aplikasi dengan menunjukkan peta yang rawan bencana di Gresik.
MENUNJUKKAN : Kabid SPBE Diskominfo Fahry Ady Yamin aplikasi dengan menunjukkan peta yang rawan bencana di Gresik.

RADAR GRESIK - Kabupaten Gresik terus berbenah diri, tak hanya dalam pembangunan fisik, namun juga dalam tata kelola pemerintahan. Selaras dengan program Nawakarsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, terobosan inovatif dihadirkan melalui Gresik Integrated Smart System (GISS).

 

Lebih dari sekadar aplikasi, GISS adalah representasi visi "Gresik Tuntas" yang kini hadir dalam genggaman para pemimpin daerah. Bayangkan, seorang bupati dapat memantau denyut nadi anggaran daerah secara real-time, layaknya melihat kondisi keuangan perusahaan dalam sebuah dasbor yang intuitif.

Inisiatif Diskominfo Gresik sebagai wujud komitmen untuk mewujudkan visi "Gresik Tuntas". GISS adalah jembatan yang menghubungkan data dengan kebijakan, membuka peluang untuk pembangunan yang lebih terarah, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kabupaten Gresik kini memiliki "mata" dan "otak" digital yang siap membawanya menuju masa depan yang lebih baik.

Sistem satu data terpadu ini mengintegrasikan seluruh informasi pembangunan, mulai dari layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan, hingga data sektoral seperti pertanian dan perindustrian. Semuanya tersaji secara numerik dan spasial, membentuk big data yang kaya akan informasi.

Kepala Bidang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Diskominfo Gresik,Fahry Ady Yamin mengatakan, dengan antusias menunjukkan betapa krusialnya GISS bagi pimpinan daerah.

"Aplikasi GISS ini dirancang untuk mempermudah Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Bapak Sekda dalam menjalankan tugasnya. Mereka dapat mengakses data secara lugas, cepat, aman, dan mudah," jelas Fahry saat ditemui di kantornya, Kamis (10/4).

GISS bukan hanya sekadar kumpulan angka dan peta. Sistem ini adalah fondasi terciptanya transparansi tata kelola pemerintahan daerah, sesuai dengan prinsip "One Data, One Portal, And Open Access". Dengan GISS, para pemimpin dapat memonitor secara detail aliran anggaran.

"Contohnya, jika pendapatan daerah tercatat Rp 900 miliar dan pengeluaran Rp 600 miliar, sisa anggaran Rp 300 miliar akan terlihat jelas. Ini membantu mencegah potensi defisit anggaran karena pimpinan dapat melihat detail data secara komprehensif," imbuhnya.

Keunggulan GISS tidak hanya terbatas pada pemantauan anggaran. Aplikasi ini juga menyajikan data spasial yang krusial untuk berbagai aspek pembangunan. Seperti yang ditunjukkan Fahry, peta rawan bencana terintegrasi dalam sistem, memungkinkan pimpinan daerah untuk mengambil langkah-langkah preventif dan responsif yang lebih efektif. Informasi mengenai potensi banjir, tanah longsor, atau kebakaran dapat diakses dengan cepat, membantu dalam perencanaan mitigasi dan penanggulangan bencana.

Selain itu, GISS juga memuat data-data penting lainnya seperti demografi, tingkat kemiskinan, kualitas pendidikan, dan perkembangan infrastruktur. Integrasi data ini memungkinkan para pemimpin untuk memiliki pandangan yang holistik terhadap kondisi daerah. Kebijakan yang diambil pun diharapkan lebih tepat sasaran dan berbasis pada data yang akurat.

Meski memiliki potensi yang sangat besar, keberhasilan GISS sangat bergantung pada kualitas data yang dimasukkan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fahry menekankan pentingnya validitas data.

"Kami berharap setiap OPD memiliki data yang valid dan up-to-date. Data ini akan menjadi bahan utama bagi pimpinan dalam melakukan analisis dan mengambil kebijakan," ujarnya.

Diskominfo Gresik sendiri terus berupaya memberikan bimbingan dan pendampingan kepada OPD dalam pengelolaan data. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas data yang terintegrasi dalam GISS. Dengan data yang akurat dan komprehensif, GISS akan menjadi alat yang sangat powerful bagi para pengambil kebijakan di Kabupaten Gresik.

“Dengan kemudahan akses data dan informasi yang transparan, diharapkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembangunan daerah juga akan meningkat,”  pungkasnya. (han)

 

Editor : Hany Akasah
#GISSENSE #Transparansi #gresik #Diskominfo