Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Awasi Kualitas Air Sungai, Gresik Terdapat Dua Stasiun Onlimo, Bisa Dipantau Secara Realtime

Fahtia Ainur Rofiq • Selasa, 26 November 2024 | 20:11 WIB
PEMANTAUAN: Stasiun Onlimo di Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun saat melakukan pemantauan kondisi air di Sungai Bengawan Solo.
PEMANTAUAN: Stasiun Onlimo di Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun saat melakukan pemantauan kondisi air di Sungai Bengawan Solo.

RADAR GRESIK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik terus berinovasi untuk menjaga lingkungan di tengah pesatnya pertumbuhan industri. Setelah sukses memantau kualitas udara menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS), kini DLH fokus pada pengawasan kualitas air dengan menerapkan Online Monitoring atau Onlimo.

Saat ini, DLH Gresik telah memasang dua stasiun Onlimo, masing-masing di Sungai Bengawan Solo (Kecamatan Dukun) dan Sungai Brantas (Kecamatan Wringinanom). 

Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, mengatakan alat ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Pemkab Gresik.

Baca Juga: Meski Jadi Kota Industri, Kualitas Udara Kabupaten Gresik Masih Sangat Baik, Begini Upaya yang Dilakukan Dinas Lingkungan Hidup

“Dua alat ini memungkinkan kami memantau kualitas air secara otomatis, kontinu, dan daring. Dengan data real-time, kami dapat mengetahui tren perubahan mutu air serta mendeteksi kondisi lingkungan kapan saja,” ujarnya, Senin (26/11).

Ia menjelaskan, Onlimo menggunakan teknologi berbasis sensor, data logger, transmisi data, dan sistem database untuk memantau sejumlah parameter kualitas air. 

Beberapa di antaranya adalah Total Suspended Solids (TSS), pH, Dissolved Oxygen (DO), Nitrat, Amonia, Total Dissolved Solids (TDS), Chemical Oxygen Demand (COD), dan Biological Oxygen Demand (BOD).

Kualitas air Bengawan Solo dipantau dari Stasiun Onlimo, Tiremenggal, Kecamatan Dukun.
Kualitas air Bengawan Solo dipantau dari Stasiun Onlimo, Tiremenggal, Kecamatan Dukun.

Menurut Sri Subaidah, DLH berencana menambah jumlah alat Onlimo untuk memaksimalkan pengawasan, terutama di anak sungai yang rawan pencemaran. 

“Kami akan bekerja sama dengan ITS untuk penyediaan alat tambahan tersebut. Ini langkah penting untuk memastikan kualitas air tetap terjaga,” tambahnya.

Dengan adanya Onlimo, DLH berharap dapat menjaga kualitas air di Kabupaten Gresik, sekaligus mencegah pelaku usaha dan kegiatan membuang limbah sembarangan. 

“Semuanya akan diawasi dengan teknologi ini. Kami harap pelaku usaha dan kegiatan lebih disiplin dalam pengelolaan limbahnya,” pungkas Sri Subaidah.

Upaya DLH Gresik ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pelestarian lingkungan. "Dengan pemanfaatan teknologi, diharapkan kualitas lingkungan di Gresik dapat terus terjaga," imbuhnya. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#dlh #Onlimo #gresik #pencemaran air sungai #brantas #bengawan solo