RADAR GRESIK - Berbagai upaya terus dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik untuk mencegah banjir akibat luapan sungai Kali Lamong. Salah satunya, dengan gencar melakukan normalisasi.
Normalisasi Kali Lamong rutin dilakukan Pemkab Gresik setiap tahun. Selain itu, Pemkab Gresik juga mensiagakan alat berat di titik-titik tanggul anak Kali Lamong, mengantisipasi jebol.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Gresik Ubaidilah mengatakan ada berbagai kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi banjir Kali Lamong.
"Diantaranya dengan melakukan normalisasi Kali Lamong dan anak Kali Lamong mulai Balongpanggang sampai Kebomas, pembangunan kolam retensi di Tambak Beras Cerme serta pembangunan tanggul parapet oleh BBWS," ujarnya.
Dikatakan, normalisasi yang sudah dilakukan DPU Gresik sampai saat ini sudah mencapai 40 kilometer. Mulai Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Kedamean, Menganti, Cerme dan Kebomas.
"Kami juga mensiagakan alat-alat berat di lokasi rawan banjir, mobile pompa banjir, dan bahan-bahan kedaruratan sepertin gedeg, karung zak, bongkotan dan beronjong," terangnya.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah antisipasi agar Kali Lamong tidak sampai meluap.
"Baik dengan masyarakat desa, kecamatan, BPBD, BBWS dan lainnya," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq