RADAR GRESIK - Protes yang dilakukan warga dengan melakukan corat-coret dan penanaman pisang di Jalan Raya Sidayu mulai mendapat respon dari pemerintah. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik memastikan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim mulai melakukan penyisiran dan perbaikan jalan tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Gresik Eddy Pancoro mengatakan pihaknya telah komunikasikan keluhan warga melalui command center.
"Sekarang BBPJN sudah mulai melakukan penyisiran dan perbaikan jalan," ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk ruas Jalan Raya Sidayu memang statusnya merupakan jalan nasional.
"Jadi kami tidak berwenang melakukan perbaikan. Namun, kami sudah koordinasikan dengan Balai Besar selaku yang memiliki wewenang," pungkasnya.
Sebelumnya, Masyarakat Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik menggelar aksi corat-coret dan penanaman pohon pisang di jalan. Ini merupakan bentuk protes warga lantaran kerusakan Jalan Raya Sidayu, tak kunjung dilakukan perbaikan.
Aksi corat-coret dan penanaman pohon pisang ini digelar Komunitas Grup Facebook Sidayu Syahdu bersama warga setempat. Corat-coret dilakukan disepanjang Jalan Raya Sidayu, mulai Ngawen hingga Golokan.
Warga menulis berbagai kata-kata. Mulai bejat jek, bahaya, rusak bolo dan berbagai kata lainnya. Hal ini untuk mengingatkan pengendara yang melintas agar berhati-hati.
Arief, salah satu warga mengatakan aksi corat-coret dan penanaman pohon pisang di jalan ini merupakan bentuk protes warga akibat kerusakan jalan yang cukup parah.
"Selain bergelombang, juga sudah banyak yang berlubang," ujarnya.
Ia menjelaskan, dilokasi jalan rusak sudah berkali-kali terjadi kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal.
"Beberapa hari lalu juga kejadian, tepat di depan saya saat ngopi di warung. Ini tidak bisa terus dibiarkan. Kasihan pengendara," terangnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq