RADAR GRESIK - Jadwal Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih bakal berakhir Rabu (24/7) hari ini. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik telah menyiapkan langkah antisipasi jika ada masyarakat yang belum terdata.
Komisioner Divisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman mengatakan potensi masyarakat yang belum tercoklit Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) memang masih ada.
"Kami mengajak masyarakat untuk memastikan apakah sudah masuk sebagai daftar pemilih pada Pilkada November 2024 mendatang," ujar Komisioner Divisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi hal tersebut.
"Salah satunya dengan menyediakan website https://bit.ly/_LaporBelumCoklit. Kepada masyarakat yang belum dicoklit bisa mengisi laporan ke link tersebut," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga membuka diri kepada masyarakat yang ingin melapor ke kantor Bawaslu Gresik maupun kantor Panwascam yang ada diseluruh kecamatan.
"Kami berharap pada Pilkada 2024 mendatang, seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat bisa mendapatkan hak pilihnya," pungkasnya.
Sementara itu, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) telah menyelesaikan proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.
Selanjutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik akan melakukan kroscek ulang untuk memastikan valid.
Proses kroscek ulang akan dilakukan sebelum penetapan daftar pemilih sementara (DPS) pada awal Agustus mendatang.
"Coklit kepada 977.685 data pemilih telah selesai dilakukan pantarlih," ujar Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Gresik Zuhri Firdaus.
Menurut dia, DPS akan kembali dilakukan pemutahiran secara berjenjang. Termasuk, meminta saran dan masukan dari masyarakat.
"Mungkin terlewatkan saat coklit. Nanti kami minta masukan masyarakat hingga pengumuman daftar pemilih tetap (DPT) pada 22 September," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq