Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sekolah di Gresik Mulai Sosialisasi Larangan Siswa Pakai Sepeda Listrik

Fahtia Ainur Rofiq • Jumat, 8 Maret 2024 | 06:00 WIB
SOSIALISASI: Kepala SMPN 1 Gresik Berry Avita Prasetya saat melakukan sosialisasi larangan siswa memakai sepeda listrik.
SOSIALISASI: Kepala SMPN 1 Gresik Berry Avita Prasetya saat melakukan sosialisasi larangan siswa memakai sepeda listrik.

RADAR GRESIK - Sejumlah sekolah di Gresik mulai melakukan sosialisasi larangan siswa memakai sepeda listrik. Seperti yang dilakukan SMP Negeri 1 Gresik. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan para siswa saat berangkat dan pulang sekolah.

Kepala SMPN 1 Gresik Berry Avita Prasetya mengatakan sosialisasi ini dilakukan untuk turut mensukseskan operasi keselamatan berlalulintas. Terutama siswa SMPN 1 Gresik.

"Kami telah melakukan sosialisasi kepada para siswa agar tidak menggunakan sepeda listrik ke sekolah. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan para siswa," ujar Kepala SMPN 1 Gresik Berry Avita Prasetya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelalulintasan Dishub Gresik Utut Adianto mengatakan pihaknya masih melakukan kajian terkait aturan penggunaan sepeda listrik. Hal ini dilakukan untuk menentukan tindakan apa yang akan dilakukan ke depan. 

"Kami masih dalam proses kajian. Dan terus berkomunikasi dengan kepolisian terkait sepeda listrik," ungkap Kepala Bidang Kelalulintasan Dishub Gresik Utut Adianto.

Sebelumnya, meningkatnya pengguna sepeda listrik dikalangan siswa mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Mereka berencana melarang siswa menggunakan sepeda listrik ke sekolah.

Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan penggunaan sepeda listrik di kalangan siswa memang menjadi pembahasan. Sebab, saat mengendarai sepeda listrik tidak menggunakan alat keselamatan lalu lintas.

"Saat ini masih kami diskusikan terkait fenomena sepeda listrik," ujar Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.

Menurut dia, meskipun bukan kendaraan bermotor namun sepeda listrik memiliki kecepatan yang cukup tinggi. “Ini yang membahayakan. Bisa terjadi hal yang tidak diinginkan di jalan," kata Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.

Ia menjelaskan, penggunaan sepeda listrik ada ketentuannya. Misalnya, harus menggunakan helm. Serta harus berusia di atas 15 tahun. "Kan aturannya boleh usia 12 sampai 15 tahun asalkan didampingi orang dewasa. Kalau anak SD dan SMP rata-rata masih di bawah 15 tahun. Berarti tidak boleh," terang Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengumpulkan kepala sekolah SD maupun SMP. Pihaknya meminta agar sekolah melarang siswa menggunakan sepeda listrik ke sekolah. Hal ini demi keselamatan para siswa, dimana jalan raya di Kota Pudak pada jam-jam tertentu cukup padat. 

“Setelah kami kumpulkan, nanti akan kami terbitkan surat edaran tentang larangan tersebut,” pungkas Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#gresik #dispendik gresik #Dishub Gresik #SMPN 1 Gresik #sepeda listrik