Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Satpol PP Bongkar Bisnis Prostitusi Online Berkedok Homestay di Depan Kantor Pemkab Gresik

Hany Akasah • Sabtu, 20 Januari 2024 | 15:14 WIB

 

Tanpa Ampun : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengintrogasi para PSK, Mucikari dan pengelola Homestay Lestari di Kantor Satpol PP Pemkab Gresik.
Tanpa Ampun : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengintrogasi para PSK, Mucikari dan pengelola Homestay Lestari di Kantor Satpol PP Pemkab Gresik.

RADAR GRESIK-Keresahan masyarakat Kabupaten Gresik tentang maraknya bisnis prostitusi terselubung di kawasan strategis kota satu persatu mulai dijawab oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik.

Pada Jumat (20/01) sekitar pukul 22.30 petugas penegak Perda berhasil membongkar bisnis prostitusi yang sudah beroprasi bertahun-tahun disebuah kawasan bisnis dan pertokoan depan komplek kantor Pemkab Gresik, Jalan Wahidin Sudirohusodo.

Seperti razia-razia sebelumnya, tim reaksi cepat Satpol PP yang bernama Pudak (Personel Unit Darurat Amankan Ketertiban) melakukan pengumpulan bahan informasi dari masyarakat.

 

Dari sana mulai mengerucut ada sebuah Homestay bernama Lestari di kawasan kompleks ruko di depan Kantor Bupati. Nah, setelah diketahui jika bisnis prostitusi ini menggunakan aplikasi personel tim Pudak mulai menyusun strategi penggerebekan.

 

Berbagai kejadian dramatis mewarnai upaya penggerebekan, mulai dari resepsionis Homestay yang hendak kabur begitu melihat petugas datang, hingga mayoritas kamar Homestay yang dikunci dan tidak mau dibuka saat ada petugas datang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, homestay ini terletak di komplek ruko dan perkantoran di depan Kantor Bupati.

Nah, di dalam homestay dua lantai tersebut ada 10 kamar dimana 8 kamar berfungsi sebagai tempat para Pekerja Seks Komersial (PSK) melayani tamu.

Satu kamar tempat admin aplikasi dan satu kamar lagi tempat PSK menunggu pria hidung belang yang datang.

Baca Juga: Tagih Janji Manajemen Gresik United, Keluarga Tersangka Kerusuhan Supporter Wadul DPRD Gresik

 

"Saat kami gerebek ada tiga PSK yang sedang berbuat asusila dan sisanya sedang menunggu tamu datang," kata Sinaga

 

Dia mengungkapkan, awetnya bisnis prostitusi di homestay Lestari ini aman dan dilakukan secara rapi. Hal ini dikarenakan lokasinya berada di area kompleks ruko yang terbuka sehingga meminimalisir kecurigaan masyarakat. 

 

"Sepintas memang tidak ada yang aneh dari Homestay Lestari. Semuanya normal, tapi jika melihat di dalam kamar-kamar, ada satu kamar yang berisi 3 orang wanita. Padahal kamarnya sangat kecil. Lalu saat kami intrograsi mereka menyampaikan jika ada kamar tunggu untuk tamu yang sudah order di aplikasi," tandasnya.(fir/han)

Editor : Hany Akasah
#Pemkab #gresik #satpol pp #pudak #homestay #BUPATI #Prostitusi