RADAR GRESIK- Hingga H+4 dibukanya Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Tinggi Pratama (JPT) atau setinggat eselon IIb, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kabupaten Gresik belum menerima satupun pendaftar.
Kendati demikian, informasi dilapangan menyebut jika saat ini ada sejumlah Camat, Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Bidang (Kabid) yang tengah menyusun dokumen administrasi sebagai syarat untuk mendaftarkan diri.
Kepala BKPSDM Pemkab Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo menuturkan, pihaknya mendapatkan informasi jika ada sejumlah Kabag dan Camat yang sedang meminta rekomendasi dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani untuk mengikuti Selter.
Selain itu, dia juga telah mendengar ada beberapa ASN yang duduk sebagai Kabid juga ikut melengkapi dokumen pendaftaran.
"Khusus untuk Kabid yang bisa mengikuti Selter ini yakni yang telah dilantik minimal tiga tahun sebagai Kabid," kata Agung.
Dia optimis meskipun batas akhir penutupan Selter pada (28/01) mendatang namun pada minggu depan akan banyak pejabat yang mulai mendaftarkan diri. Nah, untuk mendukung suksesnya agenda Selter ini, pihaknya juga telah mengirimkan surat pengumuman kepada sejumlah pemerintah daerah di Jawa Timur.
"Selter ini sifatnya terbuka dan bisa diikuti siapa saja, tidak harus ASN dari Gresik. Untuk itu kami mengajak para ASN di kota-kota lain juga bisa memanfaatkan peluang ini," tandas Agung.
Diungkapkan, untuk selter JPT Pratama perdana di tahun 2024, posisi jabatan eselon II yang dilakukan selter cukup banyak, empat jabatan. Yakni, Kepala Disnaker, Kepala BPBD, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, dan Staf Ahli Bupati Bidang Fisik Prasarana.
"Jabatan Kepala Disnaker dilakukan selter setelah Pak Andhy Hendro Wijaya dirolling menduduki jabatan Kepala BPPKAD. Jabatan Kalaksa BPBD diselter setelah Pak Darmawan dirolling menduduki jabatan Kepala Dinas Koperasi. Sementara dua staf ahli bupati diselter setelah kosong ditinggal pensiun," papar Agung. (fir/han)
Editor : Hany Akasah