RADAR GRESIK-- Kasus baliho roboh kembali memakan korban. Kali ini, giliran Nurman Hidayat, 39, Warga Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan. Ia harus menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina setelah tertimpa alat peraga kampanye (APK) milik H. Nashikul, Caleg PDIP Dapil Duduksampeyan-Cerme.
Terkait peristiwa ini, Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik Mujid Riduan memastikan pihaknya akan bertanggungjawab. Pasalnya, kondisi cuaca dengan angin kencang membuat banyak APK caleg yang rawan roboh.
"Kami siap bertanggungjawab," ujar Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik Mujid Riduan, kemarin.
Dikatakan, H. Nashikul pemilik baliho setelah mendengar kejadian tersebut langsung mengantarkan korban ke rumah sakit. "Kebetulan Pak Haji Nashik kenal dengan korban. Beliau intens mendampingi korban," ungkap Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik Mujid Riduan.
Ia menambahkan, pihaknya telah meminta kepada para caleg PDIP untuk melakukan pengecekan kembali APK yang telah terpasang. Sebab, cuaca dengan angin kencang sering terjadi akhir-akhir ini. "Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkas Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik Mujid Riduan.
Sebelumnya, Nurman Hidayat, 39, warga Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina Gresik setelah tertimpa dua Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif dari PDIP dan PPP yang tiba-tiba ambruk, Kamis (04/01/2024).
Robohnya baliho diduga akibat angin kencang. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Dusun Dalemrejo, Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan sekira pukul 13.30.
Korban Nurman mengalami cedera cukup serius saat menyelamatkan istrinya. Akibatnya, jari telunjuk putus separuh, serta jari tengah tangan bagian kiri mengalami keretakan. Sementara istri korban beruntungnya tidak mengalami luka. (rof/han)
Editor : Hany Akasah