GRESIK -- Pembangunan Jembatan Bringkang, Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik sempat menuai protes warga. Pasalnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan akses utama. Warga harus memutar cukup jauh untuk mencari jalan alternatif.
Mendapat keluhan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi langsung turun tangan. Setelah berkomunikasi dengan kontraktor pelaksana, akhirnya disepakati pembangunan jembatan darurat khusus kendaraan roda dua.
"Ini kan kasusnya sama dengan Jembatan Padeg. Merupakan akses utama warga. Bedanya Padeg ada jembatan darurat, Bringkang tidak ada," ujar Hamdi sapaan akrabnya.
Pihaknya setelah mendapat keluhan warga langsung berkomunikasi dengan Dinas PU Pemkab Gresik. Tapi mereka tidak bisa berbuat banyak karena itu proyek nasional.
"Makanya saya langsung menemui kontraktor dan Alhamdulillah ada respon," terangnya.
Ia mengatakan, sebelum adanya jembatan akses jalan di tutup total. Jalan dialihkan lewat jalan kecil di ruas Bringkang Lampah dan Menganti Tanjungan. "Ini kan cukup jauh. Sangat mengganggu mobilitas warga," pungkas dia. (rof/han)
Editor : Hany Akasah