Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bangun Jaringan Pipa Air, Pemkab Gresik Gelontorkan Rp 33,6 M

Hany Akasah • Kamis, 28 April 2022 | 14:16 WIB
PAPARAN: Kadis DCKPKP Ida Lailatusadiyah saat menjelaskan rencana pembangunan jaringan pipa air. (Fajar/Radar Gresik)
PAPARAN: Kadis DCKPKP Ida Lailatusadiyah saat menjelaskan rencana pembangunan jaringan pipa air. (Fajar/Radar Gresik)
GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik akan membangun reservoir di wilayah Bunder, Kecamatan Cerme. Tempat penampungan air bersih berukuran besar tersebut dibangun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik tahun 2022 Rp 6,5 miliar.

DCKPKP juga akan membangun jaringan pipa mulai Bunder hingga Masjid Agung (MAG) Syekh Maulana Malik Ibrahim. Total anggaran Rp33,6 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK)/APBN tahun 2022. "Tahun ini kedua project itu kami mulai kerjakan," ucap Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa'diyah.

Menurut Ida, pembangunan dua infrastruktur tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Gresik dan untuk memperluas jaringan pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta.

Untuk pembangunan reservoir di Bunder, reservoir atau tandon air yang berukuran besar berfungsi untuk menampung air dari instalasi pengolahan air sebagai penyimpanan cadangan air. Sehingga, memudahkan distribusi air ke pelanggan.



Reservoir berkapasitas 1.000 m3. Reservoir tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, dan Kebomas, dan sekitarnya. "Sehingga, distribusi air ke pelanggan bisa lancar," jelas Ida.

Sementara untuk pembangunan pipa air mulai Bunder hingga MAG. Pipa yang akan dipasang adalah pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU). Yaitu berupa, pipa HDPE dengan panjang 3.343 meter. "Pengerjaannya dilaksanakan di bawah trotoar sisi utara di Jalan Dr Wahidin SH, Kebomas," jelasnya.

Baca juga :Pemkab Gresik Kebut Pembangunan RS di Gresik Selatan

Lebih jauh Ida menyatakan bahwa pelaksanaan pengerjaan pipa tersebut akan dilakukan dengan teknik pengeboran Horizontal Direct Drilling (HDD). "Sementara untuk open cut akan dilakukan titik pit kurang lebih 24 titik," tuturnya.

Project pipanisasi tersebut juga akan mengerjakan sambungan pipa tersier dari Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas ke wilayah Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas. Panjang pipa 15.794 meter.

"Untuk sambungan rumah (SR) sebanyak 4.500 SR untuk warga Desa Kedanyang dan sekitarnya," tutupnya. (jar/han) Editor : Hany Akasah
#pemkab gresik #Pembangunan Gresik #perumda giri tirta gresik #pipa air