Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Akhirnya, Pemkab Gresik Kini Miliki Ambulans Laut

Hany Akasah • Sabtu, 23 April 2022 | 12:11 WIB
BANTUAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima bantuan ambulans laut dari pasar modal. (Dok/Radar Gresik)
BANTUAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima bantuan ambulans laut dari pasar modal. (Dok/Radar Gresik)
GRESIK – Masyarakat Pulau Bawean kini bisa tersenyum lega. Bagaimana tidak, setelah bertahun-tahun akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kini memiliki ambulan laut. Kendaraan yang akan dioperasikan oleh Dinas Kesehatan Gresik itu bantuan dari Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur KSEI Syafruddin menyampaikan, kendaraan ini diberikan dalam rangka mempermudah akses kesehatan masyarakat di Kepulauan Bawean yang berjarak 120 km sebelah utara laut Gresik.

"Selama ini rujukan pasien hanya dapat dilakukan melalui penyeberangan laut menggunakan kapal penumpang," ujarnya.

Dikatakan, kondisi semakin sulit jika ternyata rujukan perlu dilakukan segera karena harus menyesuaikan dengan jadwal kapal penyeberangan. Untuk itu, ketersediaan ambulans laut menjadi solusi untuk mengatasi hambatan rujukan kondisi gawat darurat, terutama rujukan bagi ibu hamil dan bersalin.

“Seiring dengan makin meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia, bentuk kegiatan CSR Pasar Modal kami arahkan dalam bentuk dukungan layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan tidak saja untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, namun juga yang lebih umum dan berjangka lebih Panjang,” tandasnya.

Di samping itu dia berharap ambulans laut yang diserahkan SRO kepada Pemerintah Kabupaten Gresik hari ini diharapkan dapat mendukung layanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik dan menjangkau hingga ke pelosok termasuk juga bagi masyarakat yang tinggal di kepulauan.

"Ketersediaan ambulans laut menjadi solusi untuk mengatasi hambatan rujukan kondisi gawat darurat, terutama rujukan bagi ibu hamil dan bersali," tandasnya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, terima kasih kepada Pasar Modal Indonesia atas perhatian dan dukungannya terhadap masyarakat Kabupaten Gresik.

“Ambulans laut ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat kami yang berada di Kepulauan Bawean dimana kondisi lokasi yang sangat terbatas dengan sekitar 300 Kepala Keluarga. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penyebrangan dari Kepulauan Gili ke Kepulauan Bawean sekitar 20 menit, belum lagi ada tambahan waktu untuk menuju ke daerah kota,” kata Bupati Yani.(fir/rof)

Masyarakat Pulau Bawean kini bisa tersenyum lega. Bagaimana tidak, setelah bertahun-tahun akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kini memiliki ambulan laut. Kendaraan yang akan dioperasikan oleh Dinas Kesehatan Gresik itu bantuan dari Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur KSEI Syafruddin menyampaikan, kendaraan ini diberikan dalam rangka mempermudah akses kesehatan masyarakat di Kepulauan Bawean yang berjarak 120 km sebelah utara laut Gresik.

"Selama ini rujukan pasien hanya dapat dilakukan melalui penyeberangan laut menggunakan kapal penumpang," ujarnya.

Dikatakan, kondisi semakin sulit jika ternyata rujukan perlu dilakukan segera karena harus menyesuaikan dengan jadwal kapal penyeberangan. Untuk itu, ketersediaan ambulans laut menjadi solusi untuk mengatasi hambatan rujukan kondisi gawat darurat, terutama rujukan bagi ibu hamil dan bersalin.

“Seiring dengan makin meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia, bentuk kegiatan CSR Pasar Modal kami arahkan dalam bentuk dukungan layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan tidak saja untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, namun juga yang lebih umum dan berjangka lebih Panjang,” tandasnya.

Di samping itu dia berharap ambulans laut yang diserahkan SRO kepada Pemerintah Kabupaten Gresik hari ini diharapkan dapat mendukung layanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik dan menjangkau hingga ke pelosok termasuk juga bagi masyarakat yang tinggal di kepulauan.

"Ketersediaan ambulans laut menjadi solusi untuk mengatasi hambatan rujukan kondisi gawat darurat, terutama rujukan bagi ibu hamil dan bersali," tandasnya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, terima kasih kepada Pasar Modal Indonesia atas perhatian dan dukungannya terhadap masyarakat Kabupaten Gresik.

“Ambulans laut ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat kami yang berada di Kepulauan Bawean dimana kondisi lokasi yang sangat terbatas dengan sekitar 300 Kepala Keluarga. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penyebrangan dari Kepulauan Gili ke Kepulauan Bawean sekitar 20 menit, belum lagi ada tambahan waktu untuk menuju ke daerah kota,” kata Bupati Yani.(fir/rof) Editor : Hany Akasah
#gresik #BAWEAN #ambulans laut