Dengan didampingi beberapa tokoh masyarakat Desa Sumari seperti Ustadz Askur, Fery Efendi, Ihsan Hadi, Suaibi, serta Jamiyatul Mukaromah (anggota DPRD Fraksi PKB) serta Nur Saidah (anggota DPRD Fraksi Gerindra) serta puluhan relawan, Qosim berkeliling kampung untuk menyapa warga secara langsung.
Selama berkeliling kampung, Cabup yang berpasangan dengan Dokter Asluchul Alif tersebut singgah di beberapa titik rumah warga diantaranya rumah Ustadz Sunhadi (RT 1), rumah Hj. Khotimah (RT 2) dan rumah Ihsan Hadi (RT 5).
Dalam kesempatan singgah itu Qosim menyampaiakan program visi dan misinya dalam Pilkada Gresik yang akan digelar pada 9 Desember 2020. Salah satunya adalah jaminan kemudahan para petani setempat dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.
"Saya dan mas Alif telah menyiapkan kartu Petani Bangkit sebagai kontrol data bagi seluruh petani di Kabupaten Gresik. Dan salah satu fungsi dari kartu petani bangkit ini adalah petani bisa mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi," jelas Pak Qosim.
Pak Qosim juga berpesan kepada seluruh penduduknya jangan terjebak pada euforia yang berlebihan sehingga mengabaikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Warga diminta selalu mengenakan masker, menjaga jarak serta rajin membersihkan tangan baik dengan hand sanitizer atau cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.
"Kita harus selalu mengedepankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Selain demi menjaga kesehatan diri kita masing-masing, kita harus membantu dan mempermudah kinerja teman-teman Bawaslu," ucap pria yang pernah menjabat sebagai Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik itu.
Selain menyapa warga Desa Sumari, Qosim menyempatkan diri menemui para pendukungnya di Dusun Jetek yang masih menjadi bagian dari Desa Sumari. Dengan kemasan acara ngopi bareng di Kedai Kopi yang berlokasi di RT 10 ini Qosim mendapat sambutan yang begitu hangat dari para pendukungnya yang mayoritas adalah bapak-bapak dan para pemuda.
Maklum jika warga Dusun Jetek sangat mengidolakan Qosim sebab dimasa pemerintahan Sambari-Qosim impian mereka untuk bisa memiliki sekolah kejuruan bagi putra-putrinya bisa terwujud dengan dibukanya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Duduk Sampeyan yang berlokasi di Dusun Jetek.
Selepas kegiatan, penanggung jawab acara Fery Efendi mengucapkan rasa hormat kepada Pak Qosim yang telah berkenan menghadiri acara yang digelar oleh para relawan di Desa Sumari. Selain itu dirinya juga berucap banyak terima kasih kepada seluruh warga baik di Dusun Sumari dan Dusun Jetek yang telah memberikan sambutan meriah kepada Qosim.
"Desa Sumari ini terbagi menjadi tiga dusun, yakni Sumari, Jetek dan Berakung dengan jumlah pemilih 3200 orang. Dengan kehadiran Pak Qosim malam ini, kami optimis bisa memperoleh suara minimal 75 persen," tegas Fery. (jar/han) Editor : Hany Akasah