Jejak Pembangunan Gresik dan Foto Pemantauan Hilal 1993 Tersimpan Rapi di Dispussip

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 18:24 WIB
Kepala Dispussip Kabupaten Gresik Budi Raharjo menunjukkan foto dan peta jejak pembangunan Gresik yang tersimpan dalam arsip daerah. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
Kepala Dispussip Kabupaten Gresik Budi Raharjo menunjukkan foto dan peta jejak pembangunan Gresik yang tersimpan dalam arsip daerah. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Jejak perjalanan pembangunan Kabupaten Gresik dari masa ke masa tersimpan dalam berbagai dokumen dan foto bersejarah di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Gresik. Arsip tersebut menjadi rekam visual perkembangan daerah sekaligus catatan perjalanan pemerintahan.

Kepala Dispussip Kabupaten Gresik, Budi Raharjo, memperlihatkan sejumlah arsip lama yang dihimpun dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik. Di antara dokumen tersebut, terdapat foto yang merekam tradisi pemantauan hilal di Gresik pada 1993.

Foto tersebut memperlihatkan proses pengamatan hilal yang dilakukan dengan sarana sederhana. Jauh sebelum Bukit Condrodipo dikenal sebagai salah satu lokasi pemantauan hilal, para kiai dan ahli falak harus menempuh perjalanan laut menggunakan perahu untuk mencari posisi terbaik dalam mengamati bulan sabit penanda awal bulan Hijriah.

Baca Juga: Dinsos Gresik Salurkan BLT DBHCHT kepada 3.321 Warga, Masing-Masing Terima Rp900 Ribu

“Para kiai dan ahli falak harus menaiki perahu dan berlayar ke tengah laut demi mendapatkan posisi terbaik untuk mengamati bulan sabit penanda awal bulan Hijriah. Salah satunya foto dokumentasi pemantauan hilal pada 1993, jauh sebelum lokasi pemantauan hilal di Condrodipo dibangun sekitar dekade 2010-an,” kata Budi saat menunjukkan foto tersebut, Senin (21/9).

Selain dokumentasi pemantauan hilal, Dispussip Gresik juga menyimpan sejumlah arsip yang menggambarkan perkembangan pembangunan daerah. Salah satunya berupa peta dan desain pembangunan yang berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik.

Budi menjelaskan, koleksi arsip tersebut terdiri atas berbagai jenis dokumen, mulai dari gambar tata letak pembangunan hingga dokumentasi fotografi.

Baca Juga: Gerakan Tanam Padi Serentak di Gresik, Petani Dukun Didorong Perkuat Ketahanan Pangan

“Di sini ada arsip gambar layout plan, arsip negatif foto, arsip foto, serta arsip statis OPD,” ujarnya.

Berbagai dokumen tersebut kini disimpan dalam enam unit mobile file. Sistem penyimpanan ini dilakukan untuk menjaga keamanan arsip sekaligus memudahkan penelusuran ketika dokumen diperlukan untuk kepentingan pemerintahan, penelitian, maupun pelayanan publik.

Tak hanya menyimpan dokumen fisik, Dispussip Gresik juga telah melakukan digitalisasi terhadap seluruh arsip foto yang dimiliki. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan arsip agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Kopsyah MUI Gresik Buka Ideal Advertising, Perkuat Unit Usaha dan Ekonomi Umat

Budi menegaskan, keberadaan arsip tidak sekadar berkaitan dengan penyimpanan dokumen lama. Lebih dari itu, arsip menjadi bagian penting dari rekam jejak perjalanan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dokumen yang tersimpan memiliki nilai sejarah dan informasi bagi generasi mendatang. Karena itu, Dispussip mendorong setiap OPD di lingkungan Pemkab Gresik memiliki tenaga arsiparis yang mampu mengelola dokumen sesuai standar kearsipan.

“Harapannya setiap OPD memiliki arsiparis yang dapat melakukan tata kelola arsip secara standar untuk mendukung layanan publik yang lebih baik,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Arsip dispussip pembangunan gresik perpustakaan