RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat menyiapkan skema penguraian kemacetan di kawasan selatan. Sebelum proyek pembangunan perlintasan tidak sebidang atau flyover Cerme direalisasikan secara fisik, Pemkab Gresik memprioritaskan pelebaran jalan di kawasan bawah lintasan terlebih dahulu.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi dan meningkatkan kapasitas jalan serta meminimalisir kepadatan lalu lintas harian yang kian padat di jalur strategis tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa pelebaran jalan di sekitar lokasi merupakan bagian dari langkah taktis persiapan pemkab. Saat ini, DPUTR Gresik masih mematangkan perencanaan teknis sekaligus melengkapi dokumen kajian pendukung.
Baca Juga: Bentengi Desa dari Ekspansi Industri, DPRD Gresik Dorong Ranperda Kawasan Perdesaan
“Tahun ini masih dalam tahapan perencanaan dan melengkapi kajian-kajian pendukung lainnya,” ujar Eddy.
Ia menyebutkan, pelebaran jalan Cerme di area bawah flyover diproyeksikan bakal dilaksanakan secara bertahap dalam dua fase. Pemkab berkeinginan agar daya tampung kendaraan di ruas jalan tersebut bisa meningkat lebih awal tanpa perlu menanti proses konstruksi fisik flyover rampung.
"Kalau untuk pelebaran jalan Cerme di flyover itu bawahnya diperlebar dulu dua tahap. Maunya begitu," imbuhnya.
Eddy menegaskan, pengerjaan pelebaran jalan bukan menandakan proyek flyover akan langsung dibangun tahun ini. Pihaknya masih berfokus melakukan identifikasi dan inventarisasi bidang tanah yang dibutuhkan untuk penyediaan ruang tambahan di sisi jalan.
Baca Juga: Terhalang Gelombang Tinggi Laut Jawa, Delapan Pelajar Paskibraka Asal Bawean Tertahan di Gresik
"Rencananya pelebaran dilakukan sebelum flyover. Perencanaan dan kelengkapan kajian-kajian lainnya ini kami usulkan masuk di P-APBD 2026," jelasnya.
Guna mempercepat proses fisik, Pemkab Gresik juga aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar alokasi anggaran pelebaran dapat diturunkan lebih awal.
"Kalau menunggu anggaran flyover dari pusat kelamaan, akan kita perlebar dulu. Anggarannya tetap kita minta dari pusat. Kita dorong untuk dilebarkan dulu, nanti flyover-nya menyusul," tegas Eddy.
Baca Juga: Dorong Efisiensi Administrasi Sekolah, Dinas Perpustakaan Gresik Masifkan Aplikasi SRIKANDI ke SD
Rencana ini mendapat sinyal positif dari legislatif. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, Abdullah Hamdi, mengungkapkan bahwa pembangunan fisik flyover Cerme ditargetkan mulai berjalan tahun depan. Skema penganggarannya pun telah masuk dalam rancangan usulan daerah.
“Diharapkan tahun depan sudah bisa dilakukan pembangunan flyover-nya. Skemanya nanti pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan berkolaborasi untuk pelaksanaan penataan dan pembangunan flyover di Cerme,” pungkas Hamdi. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik