Salurkan Bansos DBHCHT di Benjeng, Wabup Alif Ingatkan Warga Gunakan untuk Kebutuhan Pokok

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:55 WIB
BERINTERAKSI : Wabup Gresik dr. Asluchul Alif saat berinteraksi dengan penerima bantuan DBHCHT di Kecamatan Benjeng, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
BERINTERAKSI : Wabup Gresik dr. Asluchul Alif saat berinteraksi dengan penerima bantuan DBHCHT di Kecamatan Benjeng, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kantor Kecamatan Benjeng, Senin (24/8/2026). Sebanyak 263 warga kurang mampu di wilayah tersebut secara resmi menerima alokasi bantuan kemanusiaan ini.

Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, yang hadir menyerahkan bantuan secara langsung berpesan agar masyarakat penerima manfaat bijak dalam mengelola dana yang diterima.

"Bantuan ini hendaknya digunakan untuk keperluan sehari-hari yang esensial, seperti membeli bahan pangan dan vitamin pendukung kesehatan. Jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak penting," tegas dr. Alif dalam sambutannya.

Baca Juga: Beralih ke Energi Hijau, DLH Gresik Siapkan Skema PSEL dan Mesin RDF

Selain imbauan mengenai penggunaan dana bansos, Wabup dr. Alif turut menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik dan memanfaatkan fasilitas kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan warga untuk tak ragu rutin memeriksakan diri ke puskesmas terdekat karena Pemkab Gresik telah menjamin akses pembiayaannya melalui program Universal Health Coverage (UHC).

"Rajin-rajinlah mengecek kesehatan di puskesmas. Tidak perlu cemas biaya, karena seluruh masyarakat Kabupaten Gresik sudah ter- cover program UHC," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Dr. Ummi Khoiroh, memaparkan bahwa secara akumulatif target penerima bansos DBHCHT di seluruh wilayah Kabupaten Gresik mencapai 3.362 penerima manfaat.

Baca Juga: Tanamkan Nilai Pancasila Sejak Dini, Babinsa Koramil Kota Gembleng Siswa UPT SMPN 3 Gresik

Khusus untuk Kecamatan Benjeng, besarnya alokasi penerima bansos yang mencapai 263 orang tidak terlepas dari tingginya aktivitas sektor pertanian tembakau di kawasan tersebut.

"Luas areal pertanian tembakau di Kecamatan Benjeng mencapai sekitar 24 hektare. Angka ini menjadikan Benjeng sebagai daerah penghasil tembakau terbesar kedua di Kabupaten Gresik setelah Kecamatan Balongpanggang," tutur Ummi.

Melalui penyaluran bantuan sosial dari dana bagi hasil cukai ini, Pemkab Gresik berharap beban ekonomi warga di daerah kantong pertanian tembakau dapat teringankan sekaligus menjadi stimulus peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak.

Baca Juga: Jejak Kepeduliannya Dirasakan Warga, Ning Lia Dinilai Jadi Sukma Madura

"Ini wujud perhatian pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu. Harapannya, kualitas hidup dan kesejahteraan warga terus membaik," pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
gresik Wabup Benjeng Alif DBHCHT