Kejar Ketuntasan Infrastruktur, Pemkab Gresik Usulkan Pembangunan 17 Ruas Jalan Poros Desa di APBD Perubahan 2026

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:17 WIB
RUAS : Jalan Domas, Kecamatan Menganti, Gresik yang sedang di bangun. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
RUAS : Jalan Domas, Kecamatan Menganti, Gresik yang sedang di bangun. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah perdesaan. Melalui pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026, Pemkab Gresik mengusulkan penambahan pembangunan untuk 17 ruas Jalan Poros Desa (JPD) hingga akhir tahun mendatang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa pengusulan 17 ruas JPD baru ini merupakan kelanjutan dari program prioritas yang sudah berjalan pada APBD Murni 2026.

"Untuk pengerjaan yang bersumber dari APBD Murni 2026 saat ini sudah mulai berjalan di lapangan, meski memang belum tuntas sepenuhnya," ujar Eddy.

Baca Juga: PT Smelting Buka Lowongan Kerja Occupational Safety & Health Officer di Gresik, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!

Salah satu contoh penanganan yang sedang berlangsung berada di ruas Jalan Domas, Kecamatan Menganti. Di lokasi tersebut, proses pengecoran betonisasi telah merambah di satu sisi jalan, sementara sisi lainnya masih dalam tahap pengerjaan dasar.

Sebagai informasi, program betonisasi JPD pada APBD Murni 2026 sebelumnya telah menyasar sebanyak 14 ruas jalan di berbagai kawasan perdesaan.

Rencana penambahan ruas JPD ini mendapatkan pengawasan dari jajaran legislatif. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, Abdullah Hamdi, membenarkan adanya pengusulan penambahan anggaran JPD dalam rancangan P-APBD 2026 mengingat tingginya kebutuhan jalan yang memadai bagi warga perdesaan.

Baca Juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Satpolairud Polres Gresik Kibarkan Merah Putih di Perahu Nelayan Perairan

"Memang di perubahan anggaran ini ada pengajuan untuk JPD lagi, karena sasaran jalan yang perlu diperbaiki cukup banyak," ungkap Hamdi.

Kendati mendukung, Hamdi memberikan catatan kritis agar DPUTR Gresik mengeksekusi proyek ini dengan efektif dan efisien. Pihaknya mewanti-wanti agar kendala administratif seperti tender ulang tidak kembali terulang, mengingat waktu pelaksanaan yang kian mepet dengan musim penghujan.

"Pengalaman sebelumnya sempat ada beberapa kali gagal tender yang akhirnya memakan waktu tambahan. Nanti tolong dicermati betul agar prosesnya lancar dan pengerjaan fisik tidak terganggu musim hujan," imbaunya.

Baca Juga: Gara-Gara Pembakaran Sampah, Lahan Kosong di Kedanyang Gresik Terbakar

Pembangunan JPD dipastikan masih akan menjadi tulang punggung program pembangunan daerah ke depan. Dalam penyampaian Rencana APBD 2027 beberapa waktu lalu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga menegaskan bahwa pemerataan dan peningkatan kualitas jalan poros desa tetap menjadi fokus prioritas Pemkab Gresik di tahun mendatang. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Pemkab gresik Dinas PUTR Jalan apbd