Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Atasi Masalah Sampah di Gresik Selatan, TPA Belahanrejo Siap Dibangun Jadi Fasilitas Pengolahan RDF

Riri Masfardian • Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:57 WIB
Lancar : Proses penandatanganan kontrak pembangunan TPST Belahan rejo, Gresik. (Ist/Radar Gresik)
Lancar : Proses penandatanganan kontrak pembangunan TPST Belahan rejo, Gresik. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik memastikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Belahanrejo yang terletak di Kecamatan Kedamean siap dikembangkan menjadi fasilitas pengolahan sampah modern. Hal tersebut dipastikan usai penandatanganan kontrak proyek kemarin, Jumat (22/5). 

Proyek strategis ini akan berfokus pada pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif, guna mengatasi persoalan sampah di wilayah Gresik Selatan.

Pengembangan TPA Belahanrejo ini memanfaatkan lahan seluas hampir 2 hektar. Dengan pembangunan fasilitas baru, kapasitas pengolahan sampah di lokasi tersebut akan melonjak drastis diproyeksikan mampu menampung dan mengolah hingga 50 ton per hari.

Baca Juga: Gencarkan Pelayanan Responsif, DLH Gresik Selesaikan Ratusan Pengaduan Lingkungan Lewat Berbagai Kanal

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, mengungkapkan bahwa seluruh proses lelang berskala nasional untuk proyek ini telah rampung diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Dukungan penuh dari pemerintah pusat ini membuat beban fiskal daerah menjadi lebih ringan, karena seluruh anggaran pembangunan fisik bersumber dari APBN.

"Proses lelang sudah selesai dan sekarang tinggal menunggu penandatanganan kontrak oleh Kementerian PU. Dengan demikian, anggaran dari APBD Gresik nantinya hanya akan difokuskan untuk biaya operasional setelah fasilitas ini resmi berjalan," jelas Sri Subaidah.

Baca Juga: DLH Gresik Kebut Renovasi Alun-Alun, Target Rampung Akhir Juni

Keseriusan pemerintah pusat dalam proyek ini juga dibuktikan dengan langkah cepat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur yang berbasis di Wiyung, Surabaya, yang telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan verifikasi lokasi di TPA Belahanrejo.

Revitalisasi dan peningkatan kapasitas TPA Belahanrejo ini dirancang sebagai langkah antisipasi jangka panjang untuk menanggulangi volume sampah yang terus meningkat di wilayah Gresik Selatan. 

"Nantinya fasilitas pengolahan RDF ini nantinya akan melayani dan menyerap produksi sampah dari 4 (empat) kecamatan sekaligus, meliputi Kecamatan Kedamean, Kecamatan Driyorejo, Kecamatan Wringinanom, dan Kecamatan Menganti," terang Sri Subaidah. 

Baca Juga: Respons Keluhan Warga, Kabid Pertamanan DLH Gresik Jelaskan Teknis Perampingan Pohon di AIS Nasution

Jika seluruh proses administrasi berjalan sesuai rencana, realisasi pembangunan fisik di lapangan dijadwalkan akan dimulai pada pekan ini, tepatnya pada 25 Mei 2026.

Proyek pembangunan infrastruktur pengolahan sampah ini ditargetkan memakan waktu pengerjaan selama 210 hari atau sekitar tujuh bulan. Dinas Lingkungan Hidup Gresik optimistis, dengan beroperasinya fasilitas RDF yang baru pada akhir tahun nanti, manajemen pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik akan jauh lebih efektif, higienis, dan bernilai ekonomis. (rir/han)

Editor : Hany Akasah
#RTF #dlh #Belahanrejo #TPST #gresik