RADAR GRESIK – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kualitas infrastruktur di wilayah Gresik Utara.
Tim ini bergerak cepat melakukan perbaikan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.
Salah satu titik fokus perbaikan berada di ruas jalan Ujung Pangkah Wetan–Tanjung. Di lokasi tersebut, tim menerapkan metode hampar hotmix AC-WC untuk menutup lubang-lubang jalan yang dikeluhkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos, Dinas KBPPPA Gresik Beri Dukungan Penuh
Koordinator Tim URC DPUTR Gresik, Samsul Bakri, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan respons langsung terhadap aduan warga mengenai kondisi jalan.
“Berdasarkan laporan masyarakat perihal jalan berlubang di ruas tersebut, kemarin tim langsung turun ke lokasi dan kita benahi,” ujar Samsul, Rabu (13/5/2026).
Perbaikan yang dilakukan mencakup total panjang sekitar 300 meter. Samsul menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan program Nawaksara Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk mewujudkan wilayah yang bebas dari jalan berlubang demi kemajuan daerah.
Baca Juga: Jamin Musim Tanam, Petrokimia Gresik Amankan 219 Ribu Ton Pupuk di Tengah Dinamika Global
Kinerja cepat Tim URC ini mendapat apresiasi positif dari anggota DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi. Politisi dari Fraksi Partai Gerindra yang akrab disapa Gus Kurdi ini menilai kerja tim di lapangan sangat tepat sasaran, baik dalam merespons laporan warga maupun hasil survei mandiri.
“Kalau soal jalan saya mengapresiasi kerja cepat dan tepat Tim URC DPUTR yang terus menerus bergerak memperbaiki jalan. Baik yang dilaporkan warga maupun hasil survei lapangan tim mereka sendiri,” tegas Gus Kurdi.
Gus Kurdi mengakui bahwa infrastruktur jalan merupakan salah satu keluhan utama yang sering disampaikan masyarakat, terutama melalui media sosial. Ia memandang program perbaikan jalan kabupaten, poros desa, hingga jalan lingkungan sebagai prioritas yang tepat untuk tahun 2026 dan 2027.
Ia pun mendorong agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memberikan dukungan penuh agar target Gresik bebas jalan rusak dapat tercapai sepenuhnya pada tahun mendatang.
“Sehingga kita dorong setelah tahun 2027 sudah tidak ada lagi jalan-jalan di Kabupaten Gresik yang rusak atau tidak layak,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah